Pemerintah Fokus Tingkatkan Ekspor Produk Manufaktur

Rabu, 13 Februari 2019 - 19:32 WIB
Pemerintah Fokus Tingkatkan...
Pemerintah Fokus Tingkatkan Ekspor Produk Manufaktur
A A A
JAKARTA - Pemerintah semakin fokus mendorong peningkatan ekspor industri pengolahan agar makin berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perbaikan struktur perekonomian nasional. Beberapa strategi dilakukan pemerintah supaya produk manufaktur dalam negeri memiliki daya saing tinggi di kancah global.

"Kontribusi ekspor produk industri manufaktur pada tahun 2018 menembus hingga 72,25% atau senilai USD130,09 miliar, naik sebesar 3,98% dibanding tahun 2017 yang mencapai US125,10 miliar," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Dia menuturkan, Kemenperin telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memacu nilai ekspor produk manufaktur nasional, yang di antaranya terdapat di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

Strategi utama pemerintah adalah dengan berupaya menarik investasi industri untuk menjalankan hilirisasi sehingga dapat mensubstitusi produk impor. Kebijakan lainnya, perbaikan iklim usaha melalui penerapan online single submission (OSS), fasilitas insentif perpajakan, program vokasi, penyederhanaan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor, dan pemilihan komoditas unggulan.

"Pada tahun 2019, kami akan genjot lagi sektor industri untuk meningkatkan ekspor, terutama yang punya kapasitas lebih," tuturnya. Pada 2019, pemerintah menargetkan ekspor nonmigas tumbuh 7,5%.

Proyeksi pertumbuhan tersebut mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,7%. Adapun tiga pasar ekspor utamanya adalah Amerika Serikat, Jepang, dan China. Penetrasi pasar ekspor ke negara-negara nontradisional juga dilakukan, seperti ke Bangladesh, Turki, Selandia Baru, Myanmar dan Kanada.

"Kami fokus memacu kinerja ekspor di lima sektor industri yang mendapat prioritas pengembangan sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0," imbuhnya. Lima sektor itu adalah industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, automotif, elektronika, dan kimia. Lima kelompok manufaktur tersebut mampu memberikan kontribusi sebesar 65% terhadap total nilai ekspor nasional.

Pemerintah juga menargetkan segera merampungkan 12 perjanjian dagang baru pada tahun ini. Dalam kurun waktu paling dekat, Kemenperin sedang menunggu percepatan perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Australia.

"Kalau CEPA dengan Australia itu terbuka, maka ada 1 juta pasar yang terbuka untuk ekspor automotif kita ke sana. Sebab, kami sudah bicara dengan principal, ekspornya akan dari Indonesia," ujar Airlangga.

Menpoerin yakin, apabila upaya-upaya tersebut terealisasi, akan mendongkrak produksi mobil di Indonesia mencapai 2 juta unit per tahun. "Jadi, dalam waktu 2-3 tahun bisa dipercepat ekspornya. Dan, tentunya kita mengharapkan, industri-industri semacam ini terus kita dorong," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekspor Naik 10%, Industri...
Ekspor Naik 10%, Industri Manufaktur Masih Kuat Hadapi Pandemi Covid-19
Menperin Kaget, Kontribusi...
Menperin Kaget, Kontribusi Ekspor Manufaktur Capai 79% di Semester I/2020
Kinerja Manufaktur RI...
Kinerja Manufaktur RI Jatuh Paling Dalam di ASEAN, Menperin Racik Strategi
Agus Gumiwang Optimis...
Agus Gumiwang Optimis Industri Manufaktur Bergeliat Pasca Pandemi
Momen Lebaran, Menperin...
Momen Lebaran, Menperin dan Pelaku Industri Tegaskan Komitmen Genjot Manufaktur
Manufaktur Bisa Tumbuh...
Manufaktur Bisa Tumbuh 2,7% di Kuartal II, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
30 menit yang lalu
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
1 jam yang lalu
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
2 jam yang lalu
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
11 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
12 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
12 jam yang lalu
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved