Bangun SDM Berkualitas, Wamenkeu Ingatkan Penguatan Value For Money

Kamis, 14 Februari 2019 - 10:56 WIB
Bangun SDM Berkualitas,...
Bangun SDM Berkualitas, Wamenkeu Ingatkan Penguatan Value For Money
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menyampaikan langkah strategis dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019, salah satunya adalah mengenai penajaman anggaran pendidikan. Sambung Dia, anggaran pendidikan pada tahun 2019 sebesar Rp492,5 Triliun. Anggaran ini dirinci melalui belanja pusat sebesar Rp163,1 triliun, belanja transfer daerah sebesar Rp308,4 triliun, dan melalui pembiayaan sebesar Rp21 triliun.

"Kita ingin bagaimana membangun SDM yang berkualitas, punya tingkat produktivitas tinggi, punya daya saing yang tinggi dengan penguatan value for money," ujar Wamenkeu di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Lebih rinci lagi, anggaran pendidikan pada Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) antara lain melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang digunakan untuk belanja gaji Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) (termasuk gaji guru), serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan DAK Non Fisik yang salah satu bidangnya adalah bidang pendidikan.

Lebih lanjut, Wamenkeu juga mengaitkan pentingnya sektor kesehatan dengan sektor pendidikan. Maka poin selanjutnya pada hal baru dan strategis yang ada di APBN 2019 adalah dengan penguatan bidang kesehatan melalui program penurunan stunting terintegrasi serta penguatan Program Keluarga Harapan (PKH).

"Beberapa kebijakan dan terobosan baru pada APBN 2019 lainnya adalah tax expenditure, pooling fund bencana alam, percepatan pembangunan infrastruktur melalui skema KPBU AP, dan percepatan pembangunan di tingkat kelurahan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan," paparnya

Pada kesempatan itu, Wamenkeu juga menyampaikan beberapa peningkatan kualitas dan perbaikan akses pendidikan yang dilakukan di tahun 2019 ini di antaranya adalah peningkatan efektivitas Bantuan Operasional Sekolah (BOS) berdasarkan kinerja dan afirmasi, kelanjutan program Indonesia Pintar diikuti ketepatan sasaran.

Ditambah percepatan pembangunan sarana prasarana sekolah dan universitas, perluasan program beasiswa bidik misi, pengalokasian dana abadi pendidikan, enforcement pemenuhan anggaran pendidikan oleh Pemda, dan penguatan pendidikan vokasi untuk meningkatkan link and match dengan kebutuhan industri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Selaraskan...
Kementan Selaraskan Kurikulum Pendidikan Vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja
Mendorong Lahirnya Kurikulum...
Mendorong Lahirnya Kurikulum Bersama yang Disetujui Industri
Bantu Pendidikan Indonesia,...
Bantu Pendidikan Indonesia, Dexin Steel Indonesia Beri Bantuan Rp500 Juta
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Pelatihan Literasi dan...
Pelatihan Literasi dan Edukasi Keuangan Ajarkan SDM Pertanian Paham Manajemen
Lima Hal Penting Management...
Lima Hal Penting Management Skills yang Harus Dimiliki
Berita Terkini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
13 menit yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
29 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
36 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
40 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Australia Bangun Pembangkit...
Australia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved