Perluas Ekspor Komoditas, Mendag Kerjasama dengan Eurasia

Kamis, 14 Februari 2019 - 19:42 WIB
Perluas Ekspor Komoditas,...
Perluas Ekspor Komoditas, Mendag Kerjasama dengan Eurasia
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menandatangani perjanjian dagang atau Memorandum of Cooperation (MoC) dengan negara Eurasia. Eurasia merupakan sebuah superbenua gabungan dari dua benua yaitu Eropa dan Asia.

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, mengatakan kerjasama dagang ini untuk meningkatkan ekspor komoditas kelima negara, diantaranya Kazakhstan, Rusia, Belarusia, dan Islandia.

"Jadi kita kerjasama dengan Eurasia. Karena perjanjian ini sudah kita bahas. Memang ada prosedur khusus bahwa tidak bisa langsung adjust joint feasibility study. Mereka sepakat standarnya adalah lewat MoC ini. Pada dasarnya adalah bagaimana meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Eurasia, maka tidak ada masalah bagi kami jika bentuknya MoC ini," ujar Enggar di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Sambung dia, kerjasama ini bertujuan meningkatkan ekspor Indonesia seperti produk-produk jadi, seperti baja dan komoditas seperti minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), kopi, dan karet ke negara tersebut.

"Setidaknya dalam 5 tahun, kita berharap bisa meningkatkan dua kali lipat perdagangan Indonesia. Kita juga bakal mendorong ekspor furniture, tekstil serta alas kaki karena disana potensinya besar. Apalagi CPO, komoditas yang paling banyak kita ekspor kesana," katanya

Sementara itu, Menteri Integrasi dan Makroekonomi Komisi Ekonomi Eurasia atau Eurasian Economic Commission (EEC), Tatyana Valovay, menjelaskan kerjasama (joint ministerial statement) dengan Indonesia ini sangat menguntungkannya. Indonesia memiliki komoditas yang sangat dibutuhkan oleh negara-negara Eurasia.

"Kami telah berdiskusi cukup dalam terkait (MoC) ini. Indonesia punya peluang yang besar karena mempunyai komoditas yang kami perlukan. Inilah yang kita lakukan dan ini sangat menguntungkan kami," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Pacu Perdagangan, Pengusaha...
Pacu Perdagangan, Pengusaha Indonesia-Arab Teken Kerja Sama
Dorong Ekspor Nasional,...
Dorong Ekspor Nasional, LPEI Jalin Kerja Sama dengan Kementerian Perdagangan
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
50 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved