Panen Perdana di Wonosobo, Penanaman Bawang Putih Makin Meluas

Sabtu, 23 Februari 2019 - 21:20 WIB
Panen Perdana di Wonosobo,...
Panen Perdana di Wonosobo, Penanaman Bawang Putih Makin Meluas
A A A
JAKARTA - Upaya Kementerian Pertanian membangkitkan kembali bawang putih menuju swasembada 2021 terus berlanjut. Setidaknya, sepanjang tahun 2018, telah tertanam bawang putih seluas 8 ribu hektar. Luasan tersebut meningkat 4 kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Tercatat, di tahun 2017, luas panen bawang putih hanya 2.146 hektar. Salah satu bekas sentra bawang putih yang kini kembali bangkit adalah Kabupaten Wonosobo di lereng Gunung Sindoro, Prau, Sumbing, dan Kembang di Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan, Suwandi, mengapresiasi upaya importir, dinas dan petani Wonosobo membangkitkan penanaman bawang putih. "Kementan punya program unik dan keren. Importir yang biasanya berdagang dan impor, sekarang malah bahu membahu dengan petani menanam di dalam negeri melalui kemitraan", ujar Suwandi dalam keterangan resmi, Sabtu (23/2/2019).

Suwandi berharap agar Kabupaten Wonosobo bisa mendukung swasembada 2021. Sebab memiliki lokasi yang cocok, tanahnya subur dan hasilnya bagus. Dengan varietas lokal, hasil panennya bisa mencapai 12 hingga 14 ton per hektar. "Ini bagus. APBN 2019, kami alokasikan 50 hektar. Saya targetkan 1.000 hektar tertanam di Wonosobo," ucapnya.

Suwandi menegaskan seluruh hasil panen bawang putih di Indonesia tahun 2019 hingga 2020 masih akan difokuskan untuk benih. Pihaknya memperkirakan, tahun 2019 secara nasional akan ditanam bawang putih minimal 25 ribu hektar. Terdiri APBN sebesar 10.425 hektar, wajib tanam importir 8.000 hektar, dan sisanya dari investor dan swadaya masyarakat.

"Tahun 2021, kita targetkan mampu tanam 100 ribu hektar sehingga swasembada benar-benar terwujud, baik konsumsi maupun benih. Ini proses mengembalikan kejayaan bawang putih nasional kita. Ini kerja hebat yang perlu keterlibatan semua pihak," tegas dia.

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo, yang ikut dalam acara panen perdana menyambut baik program swasembada bawang putih yang dicanangkan pemerintah. Eko menyebut wilayahnya memiliki potensi lahan yang cocok untuk bawang putih seluas 3.750 ha namun belum dikelola optimal.

"Faktanya dulu Wonosobo dikenal sebagai sentra besar bawang putih, banyak ditanam varietas lokal Lengkong Kuning. Pusatnya di Kecamatan Kertek, Garung, Kalikajar, Sapuran dan Watumalang. Seperti halnya nasib sentra lain, gara-gara impor besar-besaran lambat laun bawang putih Wonosobo jadi tenggelam," tutur Eko.

"Terimakasih kepada para importir yang sudah bermitra dengan petani Wonosobo sehingga bawang putih bisa kembali bangkit," pintanya.

Menurut Eko, tidak mudah meyakinkan petani untuk mau tanam lagi bawang putih. Namun sejak ada program kemitraan dengan importir sekarang mulai menggeliat lagi. Sementara ini sudah ada 380 hektar oleh 11 importir dan akan terus meluas. "Panen hari ini seluas 50 hektar varietas lumbu kuning, hasilnya bagus sekali. Petani senang dan makin semangat tanam bawang putih," akuinya.

Wakil Direksi PT Maju Makmur Jaya Kurnia, Finan, mengaku bangga dengan petani Wonosobo yang semangat menanam bawang putih. Pihaknya berharap kemitraan ini bisa menjadi contoh, dan bisa diperluas lagi di masa-masa berikutnya. "Kami sebagai pelaku usaha siap mengikuti aturan dan program pemerintah," kata dia.

Agus, Ketua Kelompok Tani Peta Mutiara, bersyukur bisa bermitra dengan importir. Sebab bisa kembali menanam bawang putih lagi dengan produksi dan pasar yang terjamin. "Program ini bagus, kami minta pemerintah lebih ketat lagi dalam pengawasan benih bermutu supaya petani tidak dirugikan," beber Agus.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantah Stok Bawang Putih...
Bantah Stok Bawang Putih Menipis, Kementan: Aman Sampai Lebaran
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
Presiden Prabowo Diminta...
Presiden Prabowo Diminta Berantas Mafia Impor Bawang Putih
Stok Bawang Putih Menipis,...
Stok Bawang Putih Menipis, Harga Terus Merangkak
Kisruh Impor Bawang...
Kisruh Impor Bawang Putih, DPR Akan Telusuri Penerbitan SPI
Tanam Bawang di Food...
Tanam Bawang di Food Estate Humbahas Gagal, Komisi IV DPR Bakal Cek Lapangan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved