Sambal Bledek dari Grobogan Tembus Pasar Ekspor

Minggu, 03 Maret 2019 - 18:01 WIB
Sambal Bledek dari Grobogan...
Sambal Bledek dari Grobogan Tembus Pasar Ekspor
A A A
JAKARTA - Menyiasati harga cabai yang naik-turun bergantung pasokan di pasaran serta sifatnya yang mudah rusak, Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong dilakukannya usaha pengolahan cabai agar lebih awet dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Mengolah cabai menjadi sambal, pasta atau cabai kering siap konsumsi merupakan salah satu solusi mengantisipasi fluktuasi harga.

"Seperti Kelompok Tani Sido Makmur asal Desa Pilangpayung Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Kelompok tani beranggotakan kaum ibu ini mengembangkan usaha olahan dengan mengambil peluang saat harga panen cabai rendah," ungkap Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementan Yasid Taufik dalam siaran pers, Minggu (3/3/2109).

Kelompok tani ini memproduksi dan memasarkan hasil olahannya menggunakan merek Sambal Bledek. Sambal yang dikemas dalam botol yang mudah dibawa ini tak hanya dikonsumsi di Indonesia, tapi juga telah dikirim sampai ke luar negeri seperti Australia, Malaysia, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Korea, Vietnam, Saudi Arabia, Turki dan berbagai negara lainnya.

Produk ini mengantongi sertifikat kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan P.IRT No. 2113315100502-22. Sambal yang berasal dari cabai kering mampu bertahan 6 bulan bahkan lebih tanpa menggunakan bahan pengawet. Sejauh ini usaha sambal cukup membantu perekonomian warga sekitar.

"Direktorat Jenderal Hortikultura Pertanian melalui dana APBN 2018 memberikan bantuan berupa oven, blender besar, spiner, etalase untuk memajang dagangannya dan penggorengan komplit. Sarana ini diharapkan menunjang proses produksi karena permintaan juga semakin besar," ujar Kasubdit Pengolahan Hasil Hortikultura Diah Ismayaningrum .

Ninik Maryani, sang ketua kelompok sangat optimistis dengan perkembangan usaha sambal ini. Dirinya berharap bisnis ini terus berkembang dan diterima masyarakat sebagai alternatif konsumsi saat harga cabai mahal. Selain itu sambal kemasan ini mudah dibawa, tahan lama, dengan bermacam variasi rasa. "Saat ini penjualan sambal bledek per bulan baru mencapai 1.000-1.300 botol dengan omzet berkisar Rp21-25 juta," jelas Ninik.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Edhie Sudaryanto mengatakan, Kabupaten Grobogan merupakan sentra cabai potensial. Adanya usaha pengolahan cabai diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya saing bagi petani pengolah.

Selain itu, olahan cabai di Kabupaten Grobogan sangat potensial karena didukung adanya promosi dan pemasaran. Ketersediaan informasi harga juga dibantu oleh pasar tani yang juga menjadi binaan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Impor Masih Ditahan
Harga Cabai Masih Tinggi,...
Harga Cabai Masih Tinggi, Gelar Pangan Murah Tak Efektif?
Harga Cabai Naik Tinggi,...
Harga Cabai Naik Tinggi, Impor Nanti Dulu!
Hortikultura Laris Manis,...
Hortikultura Laris Manis, Cabai Hingga Jengkol Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
15 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved