Bulog Mulai Menyerap Jagung Lokal

Senin, 04 Maret 2019 - 13:03 WIB
Bulog Mulai Menyerap...
Bulog Mulai Menyerap Jagung Lokal
A A A
JAKARTA - Perum Bulog mulai menyerap jagung hasil petani dalam negeri. Penyerapan jagung lokal dilakukan melalui Bulog Divre Lampung dan Bulog Subdivre Bojonegoro. Penyerapan jagung oleh Bulog Divre Lampung sebanyak 11.000 kg sedangkan penyerapan yang dilakukan oleh Bulog Subdvire Bojonegoro sebanyak 100.000 kg.

Penyerapan jagung lokal Bulog Divre Lampung bekerja sama dengan Gapoktan Harapan Bersama serta berkoordinasi dengan Kodim 0429/Lampung Timur, Bulog Divre Lampung melakukan pembelian jagung lokal dari petani Desa Sadar Sriwijaya, Kecamatan Sribawono Lampung Timur. Pembelian jagung hasil petani lokal di atas Harga Acuan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Di wilayah tersebut, terdapat luas hamparan jagung + 9.000 Ha, dengan luas areal yang sudah panen + 5.000 Ha dan masih berpotensi panen seluas + 4.000 Ha,” ujar Arjun Ansol Siregar, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog lewat keterangan resmi, Senin (4/3/2019).

Bulog Subdivre Bojonegoro melakukan kerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Tuban dan Paguyuban Peternak Unggas Kabupaten Tuban dalam menyerap dan mendistribusikan jagung lokal.

“Bulan Februari hingga Maret ini diperkirakan akan memasuki puncak panen raya jagung di Kabupaten Tuban, sehingga perlu dijaga keseimbangan kepentingan petani jagung, peternak unggas dan industri pakan,” tambah Arjun.

Penyerapan jagung yang dilakukan oleh Perum Bulog dengan acuan mutu berdasarkan Permendag nomor 96 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen. Namun dalam pembeliannya menggunakan skema komersial, sehingga harga pembeliannya diatas Harga Acuan Pembelian yang telah ditetapkan Pemerintah yaitu Rp3.150/kg.

“Pembelian jagung oleh Bulog melalui skema komersial ini sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah ke petani jagung dan memenuhi kebutuhan peternak ungags agar tetap berperan dalam kontribusi pembangunan pertumbuhan ekonomi,” tutup Arjun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Surplus, Ekspor...
Produksi Surplus, Ekspor Jagung Lokal Terkendala Mesin Pengering
Polri Distribusikan...
Polri Distribusikan 1.765 Ton Jagung ke Gudang Bulog
Bulog Siap Laksanakan...
Bulog Siap Laksanakan Penugasan Penyediaan dan Penyaluran Jagung
Tak Hanya Padi, Kini...
Tak Hanya Padi, Kini Bulog Siap Serap Jagung Petani
Produksi Jagung Lokal...
Produksi Jagung Lokal Surplus 3 Juta Ton, Bulog Siap Ekspor ke Filipina
Puncak Panen Raya, Mentan...
Puncak Panen Raya, Mentan Minta Bulog Serap Jagung Petani
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
30 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
40 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
56 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
57 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved