Promosikan Pariwisata, Bus Wonderful Indonesia Beroperasi di Berlin

Jum'at, 08 Maret 2019 - 04:13 WIB
Promosikan Pariwisata,...
Promosikan Pariwisata, Bus Wonderful Indonesia Beroperasi di Berlin
A A A
JAKARTA - Bus-bus Wonderful Indonesia yang menampilkan beragam keindahan Nusantara beroperasi di Berlin, Jerman untuk mempromosikan pariwisata Tanah Air di negara itu selama sebulan penuh. Hal ini menyambut digelarnya salah satu bursa pariwisata terbesar di dunia, Internationale Tourismus Borse 2019 (ITB 2019) di Berlin, Jerman, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggenjot upaya promosi dengan memanfaatkan jalur transportasi massal di negara itu yakni bus.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Berlin menjelaskan ITB 2019 adalah ajang berkumpulnya wholesellers, buyers dan sellers pariwisata dari seluruh dunia. Menurut dia, dengan memanfaatkan bus-bus yang beroperasi melayani berbagai rute sebagai alat untuk branding pariwisata Indonesia maka semua mata di Berlin akan memperhatikan Indonesia.

“Hasilnya bisa kita lihat, sangat menarik dan impresif dari foto-fotonya yang ditempel di badan bus. Buktinya banyak orang yang melakukan selfie dengan latar belakang bus-bus Wonderful Indonesia," ujar Menpar Arief di Jakarta, Kamis (7/3).

Bus Wonderful Indonesia tersebut melewati berbagai rute di antaranya Tauentzienstraße, Checkpoint Charlie, Lustgarten, East Side Gallery, Strausberger Platz, Mauerpark, Hauptbahnhof, dan Brandenburg Tor, Siegessäule. Rute-rute tersebut merupakan rute dengan tingkat keramaian yang tinggi. Rencananya, Branding Wonderful Indonesia akan terpasang di bus-bus itu selama sebulan penuh yakni 1-31 Maret 2019.

Beragam foto dan gambar destinasi yang menghiasi bus merupakan lokasi-lokasi yang selama ini menjadi favorit wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia di antaranya Borobudur Joglosemar, Pink Beach Komodo Labuan Bajo NTT, Gebogan Bali, Gandrung Sewu Banyuwangi, Bromo Jatim, Raja Ampat Papua Barat, Wae Rebo NTT, Pulau Padar NTT, dan Danau Toba di Sumatera Utara.

Menpar Arief Yahya mengatakan langkah ini diambil untuk mencuri perhatian mayoritas industri pariwisata dunia yang sedang berkumpul di Berlin. Terlebih para pelaku industri dari 180 negara di 5 benua, dengan 1.000 top buyers berkualitas, 10.000 peserta pameran, dan 160.000 pengunjung sedang berada di kota itu. "Mereka dipastikan sudah hadir H-1 untuk mempersiapkan pameran, sekaligus mengeksplorasi destinasi wisata di Berlin," ujarnya.

Cara ini sejatinya sudah dilakukan Menpar Arief Yahya sejak ajang EURO Cup 2016 di Prancis. Hal ini bahkan membuat kesan seolah-olah Wonderful Indonesia turut serta menjadi sponsor penyelenggaraan Piala Eropa, salah satu kompetisi sepakbola 4 tahunan antar-negara Eropa yang paling dinanti. Ketika jutaan orang berkumpul di Paris, bus-bus yang beroperasi dan berkeliling di kota itu juga dibranding dengan gambar atraktif bertema Wonderful Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar, Nia Niscaya, yang mendampingi Menpar Arief Yahya dan Dubes RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno menjelaskan pada 2013, Indonesia berkesempatan menjadi "partner country" pada upacara pembukaan ITB 2013.

Indonesia telah mengambil peluang baik tersebut karena untuk menjadi negara mitra harus terlebih dahulu mengikuti bidding setahun sebelumnya. “Keuntungannya, branding selama setahun sebelum ITB Berlin, bisa berpromosi di semua platform promosi ITB Berlin,” jelas Nia Niscaya.

ITB Berlin adalah pameran bisnis terkemuka untuk penawaran wisata global. Perusahaan yang diwakili dalam pameran tersebut meliputi hotel, tempat wisata, operator tur, penyedia sistem, maskapai penerbangan, dan perusahaan penyewaan mobil, dan industri lainnya yang terkait dengan 3A (Atraksi, Akses dan Amenitas).

Adapun tokoh-tokoh yang hadir dan memberikan sambutan dalam acara opening ceremony pada Selasa malam (5/3/2019) adalah CEO Messe Berlin Dr. Christian Göke, Walikota Berlin Michael Müller, President German Travel Assosiation (DRV) Norbert Fiebig, Sekjen UNWTO Zurab Pololikashvili, Minister of Tourism, serta Arts and Culture Malaysia YB Datuk Mohamaddin bin Ketapi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tumbuhkan Pariwisata,...
Tumbuhkan Pariwisata, Disbudpar Kota Batam Gelar Parekraf Festival
Pelesiran ke Batam,...
Pelesiran ke Batam, Tidak Afdol Kalau Belum Kunjungi Balerang Bridge
Usai Pandemi, Sektor...
Usai Pandemi, Sektor Pariwisata Diharapkan Pulih Lebih Cepat
Wishnutama Dorong Agen...
Wishnutama Dorong Agen Wisata di Indonesia Miliki Platform Digital
GTF Bisa Jadi Tonggak...
GTF Bisa Jadi Tonggak Kebangkitan Industri Pariwisata Tanah Air
Keberadaan Rumah Digital...
Keberadaan Rumah Digital Indonesia Bisa Jadi Etalase Destinasi Wisata Indonesia
Berita Terkini
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
11 menit yang lalu
Tipis, IHSG Dibuka Merayap...
Tipis, IHSG Dibuka Merayap Naik ke 6.197 saat 528 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
1 jam yang lalu
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
2 jam yang lalu
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak
2 jam yang lalu
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved