Garuda Dapat Kelonggaran Pelunasan Utang ke Pertamina

Kamis, 14 Maret 2019 - 22:47 WIB
Garuda Dapat Kelonggaran...
Garuda Dapat Kelonggaran Pelunasan Utang ke Pertamina
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia mendapatkan restrukturisasi utang kepada Pertamina yang jatuh tempo pada Desember 2018 kemarin. Kelonggaran membayar utang ini disepakati kedua perusahaan pelat merah di Kementerian BUMN, dimana Garuda mendapat kelonggaran pelunasan utang avtur hingga 18 bulan mendatang.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, menjelaskan Garuda dan Sriwijaya mempunyai utang avtur senilai Rp2 triliun yang jatuh tempo pada akhir 2018. Kendati demikian, sesama BUMN maka Garuda mendapatkan relaksasi dengan jangka waktu pelunasan utang hingga 18 bulan kedepan.

"Dengan Pertamina, kami ada utang sekitar Rp2 triliun per akhir Desember 2018. Itu yang nanti dicicil sampai dengan 18 bulan tapi dari Januari 2019, kami sudah lancar," ujar Ari Akshara di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Sambung dia, Garuda akan membeli dan menunjuk langsung Pertamina untuk pengisian bahan bakar avtur di semua stasiun pengisian luar negeri dengan jumlah sekitar 14-15 titik.

"Kalau luar negeri langsung ke Pertamina, jadi tidak perlu tender. Hemat waktu kalau pun ada perbedaan harga, nanti langsung didiskusikan," jelasnya.

Dengan kerjasama ini, maka Garuda bisa mendapatkan harga yang lebih efisien dibandingkan Garuda harus mengikuti tender pengadaan avtur dari perusahaan migas lainnya.

"Jadi selama ini, kita biasanya tender di 14 stasiun di luar negeri. Sekarang kita bisa langsung bilang dan tunjuk provider avtur kita, ya Pertamina. Harganya juga lebih murah Pertamina dibandingkan perusahaan lain," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Lagi Dipasok Avtur...
Tak Lagi Dipasok Avtur Pertamina, Garuda Hanya Operasikan 11 Pesawat
Pencairan Obligasi Garuda...
Pencairan Obligasi Garuda Senilai Rp1 Triliun Ludes buat Bayar Avtur
Avtur Campuran Minyak...
Avtur Campuran Minyak Jelantah Mulai Diproduksi 2029, SAF Indonesia Lirik Pasar Internasional
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan dan Ketersediaan Energi Selama Agenda G20 Bali
Korupsi PT DI Persero,...
Korupsi PT DI Persero, KPK Dalami RUPS Penentuan Mitra Penjualan
Pinky Movement Pertamina...
Pinky Movement Pertamina Raih Penghargaan ICSB Indonesia 2020
Berita Terkini
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
7 jam yang lalu
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
9 jam yang lalu
Menuju Debat Ketiga,...
Menuju Debat Ketiga, Hashtag SjafrieSAfiekalla Menggema di X
9 jam yang lalu
Paxel Sediakan Lounge...
Paxel Sediakan Lounge Logistik untuk Jastip di PRJ 2026
11 jam yang lalu
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
12 jam yang lalu
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
14 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved