Produk Organik Indonesia Banjir Peminat di Amerika Serikat

Sabtu, 16 Maret 2019 - 03:07 WIB
Produk Organik Indonesia...
Produk Organik Indonesia Banjir Peminat di Amerika Serikat
A A A
ANAHEIM - Produk organik Indonesia berhasil meraup USD7,9 juta atau setara Rp114 miliar di pameran Natural Product Expo West (NPEW). Pameran yang merupakan pameran khusus produk alami dan terbesar di dunia ini berlangsung pada 7 sampai dengan 9 Maret 2019 di Anaheim, Amerika Serikat (AS).

“Hasil transaksi di NPEW 2019 mencapai USD7,9 juta, sekitar enam kali lipat lebih tinggi dibandingkan hasil transaksi tahun lalu. Ini menunjukkan besarnya kepercayaan pasar pada produk Indonesia dan tingginya permintaan produk organik di pasar AS," ujar Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Los Angeles Antonius A Budiman.

Paviliun Indonesia menampilkan empat perusahaan, yaitu Harendong Green Farm, Mega Inovasi Organik, Mega Organik Indonesia, dan IMC Coconut. "Keseluruhan perusahaan yang ikut dalam pameran telah melewati proses kurasi yang selektif dari manajemen pameran guna memastikan para peserta telah memiliki kualitas produksi yang baik, berkelanjutan, dan memiliki sertifikasi organik yang diakui secara internasional," jelasnya.

Paviliun Indonesia mendapatkan lokasi strategis, yaitu di aula utama sekaligus zona produk organik. Hal ini memberikan keuntungan tersendiri, yaitu bisa mendapatkan eksposur yang tinggi terhadap para pembeli premium dari AS, Kanada, Inggris, Australia, Jepang dan Hongkong. Selain itu, Paviliun Indonesia juga dikunjungi oleh perwakilan perusahaan manufaktur besar seperti Unilever, Nestle, dan Pepsi Co. yang hadir dalam pameran tersebut untuk memenuhi kebutuhan suplai produknya.

Berbagai produk yang ditampilkan di Paviliun Indonesia adalah varian teh hijau, teh hitam, dan teh oolong dari Lebak, Banten, yang telah mendapatkan sertifikasi organik dari badan IMO, Switzerland. Selain itu, produk organik lainnya adalah keripik yang terbuat dari 100 persen keripik ubi alami tanpa pengawet dan berhasil memenangkan Sofi Award 2018 dari Specialty Food Association.

Produk lain yang juga menarik perhatian pembeli di Paviliun Indonesia adalah gula kelapa organik Indonesia dan buah salak yang memiliki rasa serta tampilan yang unik. Berbagai rempah organik juga memperkaya variasi produk organik yang ditawarkan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duta Petani Milenial,...
Duta Petani Milenial, Shofyan Adi Cahyono Siap Jadi Mitra Kementan
Produk Pestisida dan...
Produk Pestisida dan Pupuk Ramah Lingkungan Disiapkan Nara Kupu Village
Tingkatkan Penghasilan...
Tingkatkan Penghasilan Petani, GGN Jatim Gelar Workshop di Ngawi
Pertamina EP Bantu Masyarakat...
Pertamina EP Bantu Masyarakat Optimalkan Potensi Pertanian Padi Organik di Karawang
Upaya Perusahaan Tambang...
Upaya Perusahaan Tambang Mendorong Pertanian Organik
Kementan Masifkan Penggunaan...
Kementan Masifkan Penggunaan Pupuk Organik, Alternatif Genjot Produktivitas
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
7 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
8 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
9 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
9 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
9 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved