Skandal Seks Bintang K-Pop Hancurkan Saham Perusahaan Hiburan Korea

Selasa, 19 Maret 2019 - 12:04 WIB
Skandal Seks Bintang...
Skandal Seks Bintang K-Pop Hancurkan Saham Perusahaan Hiburan Korea
A A A
SEOUL - Skandal seks yang mengguncang industri musik di Korea Selatan yang terkuak sejak 25 Februari lalu, telah menghancurkan saham-saham perusahaan hiburan yang tercatat di bursa Kospi. Hancurnya saham-saham perusahaan hiburan setelah polisi menyelidiki keterlibatan para selebritas dalam tindak pidana prostitusi.

Artis K-pop Seungri (nama asli Lee Seung-hyun), yang merupakan bagian dari boy band Big Bang, dituding terlibat penyediaan jasa prostitusi di klub Burning Sun. Polisi juga berencana menangkap bintang lainnya yaitu Jung Joon-young, atas video seks yang diduga ia bagikan di media sosial.

Mengutip dari CNBC, Selasa (19/3/2019), saham YG Entertainment--perusahaan yang mengelola Big Bang dan Seungri--anjlok hingga 24,8% sejak 25 Februari. Pada Selasa ini, saham YG Entertainment yang diperdagangkan di bursa Kospi berada di level 36.100 won Korea, turun 1% dari sesi kemarin.

Begitu pula dengan saham lima perusahaan entertainment utama lainnya. Sejak 25 Februari hingga 15 Maret, lima besar saham mereka terperosok 17,52%. Alhasil nilai pasar mereka secara gabungan, turun dari 3,35 triliun won menjadi 2,76 triliun won.

Skandal ini pertama kali muncul pada akhir Januari, ketika media Korea melaporkan bahwa karyawan di Burning Sun--klub malam yang dimiliki oleh Seungri--dituduh menyerang seorang pelanggan. Tidak terima, si pelanggan melaporkan kepada polisi. Segalanya menjadi terkuak pada akhir Februari, setelah pemandu suara ditanyai oleh polisi.

Terbukanya pemilik klub malam seorang bintang K-Pop, berdampak terhadap perusahaan YG Entertainment yang menaunginya. Pada 11 Maret, saham YG Entertainment langsung terjun bebas 14,1%. Sehari kemudian, saham mereka jatuh sebesar 3,4%.

Perusahaan-perusahaan hiburan Korea lainnya seperti JYP Entertainment, SM Entertainment, Cube Entertainment dan FNC Entertainment juga menderita kerugian ketika skandal itu terbuka.

Harga saham FNC Entertainment jatuh 11,1% pada 11 Maret. Saham SM Entertainment dan Cube Entertainment, telah anjlok 20% sejak 20 Februari hingga 15 Maret. Adapun saham JYP Entertainment terkoreksi sekitar 5,5% selama periode tersebut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gara-gara China, Bursa...
Gara-gara China, Bursa Asia Dibuat Kelepekan
Terimbas Wall Street,...
Terimbas Wall Street, Bursa Asia Kompak Berguguran
Omicron Obrak-Abrik...
Omicron Obrak-Abrik Bursa Saham Asia Pasifik
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat Tipis Saat Bursa Asia Tergelincir
IHSG Dibuka Tergelincir...
IHSG Dibuka Tergelincir Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk 1,37% Saat Bursa Asia Terkapar
Berita Terkini
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
24 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
54 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved