Tembus Rp2 Triliun, WIKA Pecahkan Rekor Laba Bersih

Kamis, 21 Maret 2019 - 10:42 WIB
Tembus Rp2 Triliun,...
Tembus Rp2 Triliun, WIKA Pecahkan Rekor Laba Bersih
A A A
JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan Laba Bersih bergerak naik sebesar 52,89% atau senilai Rp2,07 triliun dibandingkan tahun 2017 yakni Rp1,36 triliun. Penjualan WIKA (belum termasuk proyek-proyek kerja sama operasi/KSO) di sepanjang tahun 2018 mencapai Rp31,16 triliun atau melonjak sebesar 19,03% dibanding tahun buku sebelumnya yaitu sebesar Rp26,18 triliun.

Kontribusi penjualan terbesar datang dari sektor infrastruktur dan gedung. Kemudian diikuti sektor energi, industrial plant, industri dan properti. Peningkatan laba bersih dan penjualan tersebut didukung oleh penerapan teknologi dan inovasi yang menghasilkan efisiensi pada beberapa proyek di antaranya penerapan teknologi BIM dan inovasi Simulasi WEB cyclone pada proyek New Development of Oecusse Airport Project.

Selain itu Net Profit Margin (NPM) di tahun 2018 tercatat mengalami kenaikan sebesar 6,65% dibandingkan capaian tahun 2017 yang sebesar 5,18%. Grafik positif tersebut di atas, semakin kuat dengan dicatatkannya arus kas operasi yang positif sebesar Rp2,72 triliun. “Perolehan ini semakin memperkuat keyakinan WIKA untuk merealisasikan target pada tahun 2019 ini,” ujar Direktur Utama Wika Tumiyana di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Capaian positif lainnya juga datang dari jumlah aset. Sepanjang tahun 2018. Aseet WIKA bertumbuh sebesar 29,65% menjadi Rp59,23 triliun dibandingkan posisi aset pada periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp45,68 triliun.

“Performa WIKA selama tahun 2018 menunjukkan bahwa kami sudah on track menghasilkan efisiensi dan berpotensi untuk terus bertumbuh secara finansial maupun portofolio proyek. Kami bersyukur bahwa WIKA telah dipercaya untuk menangani berbagai proyek strategis sehingga ruang WIKA untuk berkembang masih sangat luas,” lanjut Tumiyana.

Secara rasio finansial, posisi hutang berbunga dibandingkan ekuitas perseroan (Gross Gearing Ratio) tercatat berada di level rendah yaitu hanya sebesar 0,79 kali, dengan batas hutang berbunga (debt covenant) sebesar 2,5 kali. Bahkan apabila hutang berbunga dikurangi dengan posisi kas setara kas perusahaan dan dibandingkan dengan jumlah ekuitas, perseroan tercatat berada di posisi -0,02 kali.

Hal tersebut berarti perseroan memiliki kas setara kas Rp13,97 triliun yang lebih tinggi dibandingkan dengan total hutang berbunga sebesar Rp13,59 triliun. WIKA juga terus menambah portofolio kontrak baru di bidang infrastruktur jalan, bangunan gedung dan pelabuhan dengan terpilihnya perseroan untuk menggarap proyek Tol Ruas Pekanbaru-Padang senilai Rp8,68 triliun, Mixed Used Building Senegal senilai Rp3,50 triliun, Terminal Kijing Rp2,49 triliun dan Terminal dan Apron Bandara Sultan Hasanuddin senilai Rp2,42 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Garap Proyek Konstruksi,...
Garap Proyek Konstruksi, Waskita Beton Gandeng Perusahaan Jepang
Bidik Kontrak Rp40 Triliun,...
Bidik Kontrak Rp40 Triliun, WIKA Pede Bisa Raup Laba Rp1,05 Triliun
Holding BUMN Perhotelan...
Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Profil Wika Bitumen,...
Profil Wika Bitumen, BUMN yang Terjerat Kasus Hukum Dituntut Rp5 Miliar
Keren! Asbuton Bisa...
Keren! Asbuton Bisa Jadi Prioritas Gantikan Aspal Impor
Wika Sebar Dividen Rp457...
Wika Sebar Dividen Rp457 Miliar dari Laba Bersih 2019
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved