Wall Street Mencuat Ditopang Kenaikan Saham Teknologi

Jum'at, 22 Maret 2019 - 07:11 WIB
Wall Street Mencuat...
Wall Street Mencuat Ditopang Kenaikan Saham Teknologi
A A A
NEW YORK - Saham teknologi meningkat dipimpin oleh reli Apple untuk kemudian menjadi pendorong Wall Street untuk lebih tinggi pada perdagangan, Kamis waktu setempat. Pergerakan berlangsung dengan hati-hati selama the Federal Reserve alias Bank Sentral Amerika Serikat (AS) memproyeksi perlambatan ekonomi, meski sedikit ditenangkan dengan data optimis ekonomi

Semua tiga besar indeks utama AS berakhir, menanjak dengan Nasdaq menampilkan pergerakan mendatar yang kelima, Dow memposting hari terbaik selama sebulan dan penutupan patokan S & P 500 kurang dari 3% di bawah menetapkan all-time tinggi pada bulan September. Pada hari Rabu, Fed mengejutkan investor dengan sebuah pernyataan kebijakan yang lebih dovish dari yang diharapkan.

Lantaran itu diantisipasi tidak akan ada lanjutan kenaikan suku bunga tahun ini karena tanda-tanda perlambatan dalam ekonomi AS. Tapi kekhawatiran tentang sinyal bank sentral pada ekonomi, sedikit terobati oleh data optimis data pada hari Kamis. Dalam laporan terpisah, awal tahun diklaim pengangguran jatuh lebih besar dari yang diharapkan dan aktivitas Mid-Atlantic pabrik pulih secara tajam.

Selanjutnya sahan Apple Inc memimpin kemajuan sektor teknologi, dimana meningkat 3,7%. "Hari ini pasar bergerak (karena) Apple di Dow, ditambah tidak adanya berita buruk dan pasar bereaksi terhadap Fed dovish," kata Matius Keator, managing partner di Keator Group, sebuah perusahaan manajemen kekayaan di Lenox, Massachusetts.

Tapi Keator mengingatkan investor bahwa Fed lebih hawkish hanya beberapa bulan yang lalu. "Pasar mungkin harus sedikit lebih diukur dalam ekstrapolasi terlalu banyak dari Fed sikap dovish karena itu bisa berubah," lanjutnya. Chipmakers juga mengangkat saham setelah Micron teknologi Inc meramalkan pemulihan di pasar memori seperti dilaporkan lebih baik dari yang diharapkan triwulanan. Saham Mikron 's melompat 9,8%.

Dow Jones Industrial Average naik 216,84 poin atau 0,84% untuk menyentuh level 25,962.51 di akhir sesi, yang diikuti raihan positif indeks S & P 500 usai mendapatkan tambahan 30.65 poin, atau 1,09% menjadi 2,854.88. Selanjutnya komposit Nasdaq meningkat 109.99 poin atau 1,42% di posisi 7,838.96.

Dari 11 sektor utama S & P 500, semuanya menghijau. Tingkat sensitif bank datang di bawah tekanan saat keputusan The Fed yang menghentikan pengetatan moneter disebabkan kurva imbal hasil US Treasuries. Conagra merek Inc mengalahkan Analyst triwulanan perkiraan sebagai pembuat makanan kemasan menaikan harga untuk mengimbangi biaya.

Saham Biogen Inc jatuh 29.2% setelah perusahaan mengumumkan akan menghentikan percobaan tahap akhir untuk obat Alzheimer. Sedangkan saham Strauss & Co melonjak 31.8% ketika investor menyambut produsen celana jeans itu kembali ke pasar saham. IPO perusahaan berusia 165 tahun itu dengan harga USD17 per saham, dan saham ditutup pada USD22.41.

Ford Motor Co memperoleh peningkatan 2,1% setelah pembuat mobil itu mengumumkan bakal mempekerjakan orang luar yang pertama sebagai pejabat keuangan utama dalam tujuh dekade. Volume perdagangan bursa saham AS mencapai 7.59 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,62 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
19 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
50 menit yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
3 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved