Perbankan Nasional Jadi Kebal Pasca Krisis Moneter 1998

Sabtu, 23 Maret 2019 - 21:01 WIB
Perbankan Nasional Jadi...
Perbankan Nasional Jadi Kebal Pasca Krisis Moneter 1998
A A A
YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) menilai kondisi perbankan nasional saat ini menjadi sangat sangat kuat, apabila dibandingkan dengan periode 20 tahun lalu. Deputi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Ita Rulina menjelaskan, perbankan nasional kebal meskipun terjadi gejolak pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu.

"Banyak bank yang belajar dari masa krisis moneter pada 1998 dan 2008 lalu. Perbankan menjaga modalnya supaya CAR tidak turun, ini pengalaman masa krisis yang dihantam terparah 1998 dan 2008," ujar Ita di Yogyakarta, Minggu (22/3/2019).

Sambung dia menerangkan, seluruh skala usaha baik kredit mikro, kecil dan menengah mencatatkan peningkatan pertumbuhan yaitu dari masing-masing sebesar 14,1% (yoy), 10,7% (yoy), dan 7,1% (yoy) pada Desember 2018 menjadi masing-masing sebesar 15,5% (yoy), 10,9% (yoy) dan 9,6% (yoy) pada bulan berjalan.

Apalagi tercatat kredit UMKM pada Januari 2019 memang mengalami pertumbuhan dikisaran 11% (yoy). Pertumbuhan kredit UMKM ini ditopang oleh penyaluran KUR di Januari 2019 yang tercatat sebesar Rp9,67 triliun dengan total debitur 354.448 (6,95% dari target 2019). “Penyaluran KUR sampai Januari 2019 itu Rp9,67 triliun dengan risiko (kredit) yang sedikit meningkat,” jelasnya.

Total penyaluran KUR tersebut paling besar dikontribusi oleh Bank BRI yang mencapai Rp6,51 triliun dengan total debitur 313.827. Kemudian disusul oleh Bank Mandiri yang telah menyalurkan Rp1,30 triliun dengan debitur 16.386. Selanjutnya Bank BNI mencapai sebesar Rp1,30 triliun, Bank BTN hingga Rp2,4 miliar.

Data bank sentral menunjukkan, per Januari 2019, perbankan memiliki permodalan yang kuat. Rasio CAR yang relative tinggi di level 23,12%, meningkat dibanding pada bulan Desember 2018 lalu. Adapun berdasarkan kelompok bank, tingginya CAR perbankan didominasi Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) III dan BUKU II. Secara umum, seluruh kelompok bank memiliki CAR di atas threshold.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
3 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
3 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved