Perang Dagang AS Versus China Diramal Berakhir Tahun Depan

Minggu, 24 Maret 2019 - 01:09 WIB
Perang Dagang AS Versus...
Perang Dagang AS Versus China Diramal Berakhir Tahun Depan
A A A
YOGYAKARTA - Efek perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China diyakini akan segera mereda, untuk kemudian menghapus ketidakpastian yang mempengaruhi ekonomi negara-negara berkembang. Seperti diketahui konflik perdagangan antara kedua ekonomi terbesar dunia tersebut terus berlanjut dengan negosiasi keduanya kerap menemui jalan buntu.

Kendati demikian, Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Rian Kiryanto menyebutkan perang dagang AS dan China akan mereda di tahun 2020. Hal itu dikarenakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengakhiri perang dagang.

"Se sombong sombongnya Donald Trump akan berdamai dengan Xi Jin Ping, jadi akan mereda di tahun 2020. Hal ini akan jadi kabar yang baik," ujar Rian di Yogyakarta, Sabtu (23/3/2019).

Selain itu menurutnya, Indonesia seharusnya bisa memanfaatkan perang dagang yang terjadi antara Beijing dan Washington serta melihatnya sebagai berkah terselubung bagi eksportir nasional. "Jadi ada pengusaha yang 100% produksinya seperti semua jenis barang metal, maka diekspor ke AS. Ini karena barang dari China lebih mahal, makanya mereka cari barang yang kompetitif, Indonesia masuk," paparnya.

Sambung Rian menjelaskan, selama ini AS selalu mendapatkan pasokan bahan baku dari China. Namun seiring dengan penerapan tarif tinggi bea masuk impor membuat produk asal Negeri Tirai Bambu semakin mahal bagi pengusaha AS dan menjadi hal yang tidak efisien.

"Mereka (AS) putar otak mau dapat dari mana lagi bahan bakunya. Akhirnya mereka nyangkut ke Indonesia untuk dapatkan bahan baku. Eksportir Indonesia dapat berkah meskipun ada trade war," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hebat, Neraca Dagang...
Hebat, Neraca Dagang Indonesia Suplus 29 Bulan Beruntun hingga September
Ekspor Februari Melorot,...
Ekspor Februari Melorot, Neraca Dagang Masih Surplus USD0,87 Miliar
Neraca Dagang Mei Diprediksi...
Neraca Dagang Mei Diprediksi Surplus USD697 Juta
Neraca Dagang RI Maret...
Neraca Dagang RI Maret 2020 Surplus USD743 Juta
Jaga Rekor 43 Bulan...
Jaga Rekor 43 Bulan Beruntun, Neraca Dagang RI November 2023 Cetak Surplus USD4,62 Miliar
Neraca Dagang Surplus...
Neraca Dagang Surplus di Maret Jadi Momentum Jaga Ekspor
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved