Hingga Maret, Rasio Desa Berlistrik di NTT Sudah 76%

Minggu, 24 Maret 2019 - 13:06 WIB
Hingga Maret, Rasio...
Hingga Maret, Rasio Desa Berlistrik di NTT Sudah 76%
A A A
JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmen membangun infrastruktur ketenagalistrikan hingga pelosok terluar, tertinggal dan terpencil di seluruh Indonesia. Termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Kementerian ESDM dan PLN, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan terus dilakukan hingga setiap desa di wilayah tersebut terlistriki.

Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam kunjungan kerja di Maumere menyampaikan, APBN dikembalikan kepada rakyat antara lain melalui program energi berkeadilan dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote. "Terutama dalam meningkatkan ratio elektrifikasi dengan memberikan cahaya listrik warga yang saat ini belum menikmati listrik," ungkapnya dalam siara pers, Minggu (24/3/2019).

Salah satu strategi yang dilaksanakan pemerintah menurutnya yaitu dengan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) bertenaga Surya sebanyak 1.034 titik, dan dengan menyerahkan bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) sebanyak 4.284 lampu.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara Djoko R Abumanan menjelaskan , program wujudkan 100% NTT desa berlistrik telah digelar dari 2017. Dari tahap pertama 600 desa, sudah teraliri sebanyak 541 desa dan sisanya masih dalam proses, antara lain konstruksi pendirian tiang dan penarikan kabel.

"Lalu tahapan kedua yaitu sebanyak 600 desa yang sudah terkontrak itu sebanyak 44 desa dan pelaksanaan konstruksi dan sisanya masih dalam proses pematangan hasil survei," ungkapnya.

Secara persentase, rasio desa berlistrik di NTT hingga Maret 2019 sudah mencapai 76% dan masih terus diusahakan hingga 100%. Sementara rasio elektrifikasi untuk NTT ditargetkan mencapai 63%.

Wakil Gubernur NTT Josef Nai Soi mengatakan, pemerintah daerah tengah memperjuangkan infrastruktur jalan, listrik dan air bagi warganya. Dia yakin, dengan perhatian penuh PLN dan pemerintah, target rasio elektrifikasi tersebut dapat segera dicapai hingga masyarakat NTT lebih sejahtera.

Terkait upaya mendongrak rasio elektrifikasi, Jonan berpesan, apabila dalam upaya itu PLN mengalami kesulitan terutama untuk pengadaan lahan, akses yang akan dilewati jaringan listrik, agar semua pemangku kepentingan secara bersama-sama mencarikan solusinya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Percepat Rasio Elektrifikasi,...
Percepat Rasio Elektrifikasi, PLN Salurkan Bantuan Listrik Gratis
Tingkatkan Rasio Elektrifikasi,...
Tingkatkan Rasio Elektrifikasi, PLN Perluas Jaringan ke Daerah Pelosok KBB
Jelang HLN, 8.000 Masyarakat...
Jelang HLN, 8.000 Masyarakat Prasejahtera di Berbagai Daerah Nikmati Listrik
Tinggal 140 Desa, Rasio...
Tinggal 140 Desa, Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,74 Persen hingga Triwulan III-2023
Penasaran Kenapa PLN...
Penasaran Kenapa PLN Bisa Utang Ratusan Triliun? Simak Penjelasan Pengamat Ini
Asal Ada Duit Rp12 Triliun,...
Asal Ada Duit Rp12 Triliun, Seluruh Rumah Tangga Bisa Nikmati Listrik Tahun Depan
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
30 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
55 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved