KUR Perikanan Rakyat Disalurkan Serentak ke 6.183 Nelayan di 6 Provinsi

Minggu, 24 Maret 2019 - 15:01 WIB
KUR Perikanan Rakyat...
KUR Perikanan Rakyat Disalurkan Serentak ke 6.183 Nelayan di 6 Provinsi
A A A
JAKARTA - Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tumbuh konsisten memacu pemerintah untuk meningkatkan kapasitas penyalurannya guna mengakselerasi pertumbuhan sektor ekonomi kerakyatan, termasuk di sektor perikanan.

Hal ini direalisasikan pemerintah dengan kembali menyalurkan KUR Perikanan Rakyat secara serentak di sentra nelayan dan budidaya ikan di enam provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tenggara.

"KUR sudah disalurkan sejak 2015 dengan suku bunga kredit tinggi dan jumlah kredit yang sedikit. Lalu, Presiden minta kita turunkan suku bunga KUR menjadi single digit dan kami realisasikan dengan menurunkan suku bunga KUR ke level 7% pada 2018. Tidak hanya suku bunga kita turunkan, pemerintah juga mengembangkan jenis KUR untuk rakyat, salah satunya seperti KUR Perikanan Rakyat ini," papar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam keterangannya, Minggu (24/3/2019).

Secara terinci, KUR yang disalurkan di Pelabuhan Morodemak itu mencapai Rp72,2 miliar ke 2.122 debitur melalui beberapa penyalur, yakni, Bank Mandiri mencapai Rp34,38 miliar dengan 643 debitur, BRI mencapai Rp27,59 miliar ke 1.419 debitur, BNI Rp6,94 miliar ke 29 debitur, Bank Jateng Rp2,59 miliar dengan 21 debitur dan BRI Syariah Rp715 juta ke 10 debitur.

Sektor perikanan telah menjadi sektor ekonomi kerakyatan yang mendapatkan fasilitas skema KUR khusus sejak 2015 selain sektor perkebunan dan peternakan. Hingga Februari 2019, KUR Sektor Perikanan secara nasional berhasil disalurkan mencapai Rp5,2 triliun ke 220.000 debitur. Walaupun begitu, penyaluran kredit sektor perikanan pada Januari 2019 baru mencapai Rp12,1 triliun dengan kontribusi yang masih rendah, yakni mencapai 0,23% dari total penyaluran KUR.

Karena itu, pemerintah merasa bahwa distribusi kemudahan akses pendanaan untuk sektor ini perlu dipacu lebih cepat. "Pada kesempatan ini, saya meminta bank untuk mempercepat penggunaan kartu dalam penarikan KUR sesuai dengan kebutuhan debitur," kata Darmin.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Siapkan Strategi...
KKP Siapkan Strategi untuk Maksimalkan Penyerapan KUR
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan...
Edhy Prabowo Ingin Maksimalkan Serapan KUR Sektor Kelautan dan Perikanan
UMKM Sektor Kelautan...
UMKM Sektor Kelautan dan Perikanan Terima Kucuran KUR Sebesar Rp3,95 Triliun
Ayo Nelayan Manfaatkan...
Ayo Nelayan Manfaatkan KUR Mikro, Plafon Naik Jadi Rp50 Juta
Penyaluran KUR Sektor...
Penyaluran KUR Sektor Kelautan dan Perikanan Tembus Rp1,71 Triliun
Penyaluran KUR Sektor...
Penyaluran KUR Sektor Kelautan & Perikanan Tembus Rp5,2 Triliun
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
12 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
3 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
3 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
4 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved