Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Mulai Konstruksi

Rabu, 27 Maret 2019 - 17:54 WIB
Terowongan Kereta Cepat...
Terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Mulai Konstruksi
A A A
JAKARTA - Konstruksi Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) semakin dikebut dengan telah selesainya proses perakitan mesin bor raksasa (Tunnel Boring Machine/TBM) yang didatangkan dari Zhanghuabang Wharf, Shanghai, China.

Sejak pertama kali dirakit pada pertengahan Februari 2019, alat bor raksasa ini kini segera dioperasikan menembus lapisan tanah di bawah tol Cikampek mulai KM 3+300, dari arah Jakarta.

Total bobot yang dimiliki TBM KCJB sebesar 3.649 ton dengan diameter 13,19 meter dan panjang yang mencapai 105 meter menjadikannya sebagai alat bor terbesar yang pernah ada di Indonesia. Sebelumnya, penggunaan TBM dengan diameter 6,64 meter dan panjang 90 meter telah berhasil menghubungkan jalur underground MRT Jakarta Fase I yang kini telah resmi beroperasi.

TBM KCJB akan beroperasi di daerah Halim menggunakan metode shield tunneling untuk pengerjaan konstruksi terowongan sepanjang 1.885 meter. Metode ini dimaksudkan untuk meningkatkan standar keamanan dalam pembuatan terowongan yang nantinya akan melintang di bawah jalan Tol Cikampek (KM 3+600 sampai dengan KM 5+800) melewati bagian tengah jalan dan overpass jalan arteri Jatiwaringin yang merupakan lokasi yang sangat padat dengan kegiatan mobilisasi warga Jakarta ke daerah Bekasi dan Bandung.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Chandra Dwiputra meyakini penggunaan TBM ini sama sekali tidak akan menghambat lalu lintas tol Jakarta-Cikampek karena tingkat keamanan metode pengerjaan shield tunneling jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode drill, blasting atau metode lainnya.

"Metode ini bekerja seperti cacing bawah tanah dimana selama proses pengeboran hampir tidak menimbulkan gangguan bagi aktivitas kendaraan atau masyarakat yang berlangsung di atasnya. Penggunaan metode ini juga telah sesuai dengan aturan Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP) Bandara Halim Perdanakusuma tentang ketinggian bangunan dan kemungkinan mengganggu operasional penerbangan," ungkap Chandra dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3/2019).

Dia menambahkan, TBM KCJB akan bekerja secara intensif dengan standar pengoperasian selama 24 jam tanpa henti. Pada kecepatan tertinggi mesin bor yang memiliki mata bor (cutting knives) yang dirancang khusus dari logam keras dapat melubangi lapisan tanah sepanjang delapan meter per harinya.
Untuk memudahkan dan mempercepat proses pengeboran, TBM KCJB juga dilengkapi dengan Slurry Treatment Machine yang berfungsi untuk mengolah material tanah hasil bor menjadi kompartemen yang mudah diangkut.
"Dengan teknologi TBM ini, maka proses pengeboran akan berlangsung dengan aman dan cepat, kami sangat peduli dengan pengguna jalan ini adalah titik kritis karena jalan tolnya sangat padat. Kereta cepat akan menjadikan mimpi Indonesia memiliki moda transportasi terintegrasi makin terwujud dan KCJB akan menjadi kereta cepat pertama di Asia tenggara," ujar Chandra.

Chandra menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk menyelesaikan pekerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung sesegera mungkin sehingga bisa beroperasi pada tahun 2021.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangun Ulang Tiang yang...
Bangun Ulang Tiang yang Roboh, KCIC Beberkan Progres Kereta Cepat Hampir 80%
Deretan Insiden Ini...
Deretan Insiden Ini Warnai Pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Progres Kereta Cepat...
Progres Kereta Cepat Jakarta-Bandung Capai 80%, Girder Box Sudah Dipasang
Kereta Cepat Jakarta-Bandung...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung Jadi Bagian Upaya Tingkatkan Daya Saing
Duh! 6 Tiang Proyek...
Duh! 6 Tiang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Dibangun Ulang
KCIC Pede Kereta Cepat...
KCIC Pede Kereta Cepat Balik Modal 40 Tahun, Tak Hanya dari Tiket
Berita Terkini
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
55 menit yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
3 jam yang lalu
Infografis
Tarif Tol Dalam Kota...
Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik Mulai 22 September 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved