Energi Berkeadilan, Cara Pemerintah Jaga Harga BBM dan Listrik

Sabtu, 06 April 2019 - 15:58 WIB
Energi Berkeadilan,...
Energi Berkeadilan, Cara Pemerintah Jaga Harga BBM dan Listrik
A A A
JAKARTA - Listrik dan bahan bakar minyak (BBM) merupakan bahan pokok bagi masyarakat untuk menunjang aktivitas. Untuk itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, menegaskan pemerintah berikhtiar mewujudkan ketersediaan dan keterjangkauan energi bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Ketersediaan dan keterjangkauan masyarakat atas energi merupakan hak seluruh masyarakat, itulah yang sering disebut sebagai "Energi Berkeadilan".

"Saat ini pemerintah memiliki program BBM Satu Harga. Bulan lalu, saya baru saja meresmikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat. Sekarang saudara-saudara kita tidak perlu membeli BBM dengan harga yang mahal lagi," ujar Arcandra di Jakarta, Sabtu (6/4/2019).

Sebelum adanya program BBM Satu Harga, menurut Arcandra, masyarakat di Kepulauan Mentawai harus membeli BBM jenis premium dengan harga antara Rp20.000 hingga Rp25.000 per liter. Namun, kini harga premium di Kepulauan Mentawai telah sama dengan wilayah lainnya, yaitu Rp6.450 per liter.

Arcandra juga mengajak masyarakat yang hadir untuk berargumen berdasarkan fakta. Diharapkan masyarakat mengeluarkan pendapatnya bukan atas isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya.

Arcandra mencontohkan, perihal tarif listrik untuk pelanggan 1.300 watt yang dikabarkan naik.

"Ada yang percaya tarif listrik untuk pelanggan 1.300 watt naik? Apabila kita melihat faktanya, tarif listrik untuk pelanggan 1.300 watt tetap. Penyesuaian itu justru dilakukan pada pelanggan yang sebenarnya tidak berhak menerima subsidi, karena subsidi adalah milik mereka yang berhak," katanya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Arcandra juga menyampaikan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung terkait dengan rencana pembangunan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS). Rencananya, PJU-TS tersebut akan dibangun di wilayah-wilayah jalan yang masih belum mendapatkan penerangan di malam hari.

Terkait pembangunan PJU-TS tersebut, Bupati Kabupaten Sijunjung, Yuswir Arifin menyampaikan, masih ada setengah wilayah lagi yang belum ada akses penerangan jalan umum.

"Kami sudah bersurat ke Kementerian ESDM untuk pembangunan penerangan jalan ini, besar harapan agar ini bisa segera terealisasi. Terutama untuk setengah wilayah kami yang belum ada akses penerangan jalan," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lampaui Target, Menteri...
Lampaui Target, Menteri ESDM Resmikan Serentak 7 Penyalur BBM Satu Harga di Kupang
Penurunan Harga BBM...
Penurunan Harga BBM Masih Terganjal Formula Kementerian ESDM
Joss! BBM Satu Harga...
Joss! BBM Satu Harga Tetap Jalan di Tengah Pandemi
Dirjen Migas ESDM Senggol...
Dirjen Migas ESDM Senggol Vivo, Akun Sosial Media Kementerian ESDM Digeruduk Netizen
Harga Pertalite Bisa...
Harga Pertalite Bisa Saja Turun, Kementerian ESDM Ungkap Syaratnya
Program BBM Satu Harga,...
Program BBM Satu Harga, Sekjen ESDM: Wujud Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
4 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved