GORO Didirikan untuk Memotong Jalur Distribusi Perdagangan

Senin, 08 April 2019 - 18:53 WIB
GORO Didirikan untuk...
GORO Didirikan untuk Memotong Jalur Distribusi Perdagangan
A A A
JAKARTA - Toko grosir GORO, kependekan dari gotong royong akan menjadi elemen penting ekonomi kerakyatan. GORO didirikan untuk memotong jalur distribusi perdagangan yang menjadi beban penjualan.“Di GORO, masyarakat mendapatkan barang berkualitas dengan harga terjangkau, dan produsen diuntungkan,” kata Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera Tommy Soeharto saat acara grand opening GORO Super Grosir Cibubur, Jakarta, Minggu 7 April 2019.
Menurut Tommy, konsep ini sesuai dengan ekonomi kerakyatan yang sedang dibangun Partai Berkarya, partai yang dibangunnya. Inti konsep ekonomi kerakyatan, sambung putra bungsu almarhum Presiden Soeharto ini, adalah produsen menjual dengan harga menguntungkan, konsumen membeli dengan harga murah.

Tommy menargetkan membangun GORO di setiap kabupaten dan kota, dengan minimal satu toko di setiap kecamatan, atau satu e-Warung GORO. “Untuk tingkat provinsi akan ada satu GORO seperti di Cibubur,” ujarnya.

Selanjutnya, menurut Ketua Umum Partai Berkarya itu, GORO akan memyiapkan produk berlabel GORO. Terutama sembilan bahan pokok. Caranya, dengan membangun pabrik gula, penggilingan padi, dan lainnya.

GORO Cibubur kali pertama diluncurkan (soft launching) pada Oktober 2018. Setelah lima bulan beroperasi, GORO Cibubur menghimpun 5.000 pelanggan dan 50 komunitas, dengan kenaikan penjualan rata-rata 23% per bulan.

Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, Milasari Kusumo Anggraini mengatakan, GORO melakukan inovasi berbasis pembinaan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kemudian menggabungkan pemasok dan distributor sehingga membentuk ekosistem yang saling mendukung.

“Kami membina 300 UMKM di Gunung Putri, 100 UMKM di Wonosobo, yang semua produk mereka kami terima,” ujar Milasari, yang kini sedang sibuk berkampanye sebagai caleg Partai Berkarya. “GORO membawa produk UMKM ke tingkat nasional. Salah satunya kecap Bares yang diproduksi di Wonosobo.”

Rencananya GORO akan dibuka di Sumatera dan Kalimantan dalam waktu dekat ini. Khusus wilayah Jakarta dan sekitarnya, GORO akan hadir di Condet dan Depok.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ARVINDO Terus Berkomitmen...
ARVINDO Terus Berkomitmen Mendukung UMKM
Aliansi Pemasok Minta...
Aliansi Pemasok Minta Dukungan Lebih untuk Ekosistem UMKM
Perkuat Posisi di Industri...
Perkuat Posisi di Industri Unggas Nasional, WMU dan Agretail Teken MoU
Bertahan Saat Pandemi,...
Bertahan Saat Pandemi, Theshonet Beri Stimulus ke Pelaku Industri Fashion dan Beauty
Industri Ritel Makin...
Industri Ritel Makin Tertekan
K3Mart Raih Penghargaan...
K3Mart Raih Penghargaan Best Leading Retail Innovation of the Year
Berita Terkini
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
57 menit yang lalu
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
1 jam yang lalu
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
1 jam yang lalu
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
1 jam yang lalu
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
1 jam yang lalu
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 20252034
1 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved