Bulog Cemaskan Harga Gabah Petani Anjlok

Selasa, 09 April 2019 - 16:21 WIB
Bulog Cemaskan Harga...
Bulog Cemaskan Harga Gabah Petani Anjlok
A A A
BANDUNG - Perum Bulog Divre Jawa Barat mengkhawatirkan anjloknya harga gabah dan beras di tingkat petani, seiring datangnya musim hujan berbarengan dengan panen raya. Harga di tingkat petani bakal turun bila kualitas gabah atau beras buruk akibat terkena hujan.

Kepala Perum Bulog Divre Jabar Benhur Ngkaimi mengatakan, saat ini panen raya di Jawa Barat mulai bergulir, walaupun terjadi keterlambatan. Panen raya diperkirakan akan terus terjadi hingga Mei 2019 mendatang.

“Panen sudah mulai, baru sekitar dua minggu lalu. Serapan kami pun masih minim sekitar 9.000 ton dari target 200.000 ton pada tahun ini,” kata Benhur di Bandung, Selasa (9/4/2019).

Kendati musim panen telah dimulai, dia khawatir harga gabah dan beras di tingkat petani bakal turun. Hal itu dikarenakan panen raya berbarengan dengan musim hujan. Kondisi itu bakal mengganggu petani yang sedang melakukan penjemuran gabah.

“Petani khawatir ketika gabah sudah dijemur empat hari dan terkena hujan. Itu akan merusak kualitas gabah. Jadinya, mereka akan menjual murah agar tidak terlalu rugi. Tapi harganya tidak kompetitif. Kami juga tidak berani membeli, karena tidak sesuai standar,” jelas dia.

Di sisi lain, ketersediaan mesin pengering padi, drayer, jumlahnya sangat terbatas. Bulog misalnya hanya memiliki 11 unit drayer. Tersebar di Cirebon, Indramayu, Karawang, dan Subang.

“Kapasitas 11 drayer itu hanya 200 ton per hari, itu setara hasil panen dari 40 hektare lahan. Sementara luas lahan padi di Jabar mencapai ratusan hektare. Saat ini, drayer menjadi kebutuhan mendesak petani,” imbuh dia.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Bulog Jabar tahun ini menargetkan serapan 200.000 ton. Jumlah itu turun dari dua tahun lalu yang mencapai 450.000 ton. Itu disebabkan tidak ada lagi penyaluran beras raskin. Serapan 200.000 ton dialokasikan untuk kepentingan komersial dan stok ketahanan pangan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bulog Diminta Ikuti...
Bulog Diminta Ikuti Arahan Prabowo, Serap Gabah Petani Langsung
Pembelian dengan Fleksibilitas...
Pembelian dengan Fleksibilitas Harga, Gabah Petani Naik Jadi Rp4.450 per Kg
Masuki Masa Panen Raya,...
Masuki Masa Panen Raya, Kementan Sebut Harga Gabah Anjlok
Harga Gabah di Tingkat...
Harga Gabah di Tingkat Petani Capai Rp6.000 Per Kilogram, Begini Penjelasan Bulog
Mentan Amran Kecewa...
Mentan Amran Kecewa Gabah Dibeli di Bawah HPP! Pimwil BULOG Kalsel Dicopot
Petani Keluhkan Turunnya...
Petani Keluhkan Turunnya Harga Gabah
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
15 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
40 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
47 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
55 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved