Transaksi Dagang RI-Malaysia dengan Mata Uang Lokal Capai USD50 Juta

Selasa, 09 April 2019 - 18:54 WIB
Transaksi Dagang RI-Malaysia...
Transaksi Dagang RI-Malaysia dengan Mata Uang Lokal Capai USD50 Juta
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penggunaan Local Currency Settlement (LCS) atau mata uang lokal dalam transaksi perdagangan antar kedua negara yakni Indonesia dan Malaysia mencapai USD50 Juta sepanjang 2018, lalu. Direktur Departemen Internasional BI Wahyu Pratomo optimistis, pertumbuhan nilai perdagangan dengan LCS meningkat pesat.

"Ini sudah berjalan sejak 2018 beroperasi dan sampai saat ini transaksi perdagangan yang diselesaikan melalui local currency seperti dengan Malaysia untuk 2018 sebesar USD50 juta," ujar Wahyu di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Sambung dia menerangkan, melihat nilainya bukan tidak mungkin jumlah bank yang akan memfasilitasi LCS bisa saja ditambah. Begitu juga kerja sama bilateral yang menggunakan LCS diharapkan dapat meningkat dalam beberapa tahun mendatang.

"Kita ingin penerapan konversi langsung dilakukan bertahap agar tahu kepatuhan bank dan kita tahu apakah rupiah yang diperdagangkan diarahakan untuk perdagangan masih dilakukan terbatas," jelasnya.

Sebagai informasi, kesepakatan perdagangan mata uang lokal antarnegara semakin marak dilakukan di kawasan dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia sudah menjalin kesepakatan LCS dengan Thailand, Malaysia, dan terbaru adalah Filipina. Namun, kegiatan LCS masih dibatasi untuk difasilitasi oleh hanya sekitar lima hingga enam bank.

LCS dijadikan salah satu amunisi untuk mengurangi dampak dari ketergantungan perdagangan internasional terhadap dolar AS. Meskipun demikian, BI menampik jika LCS digunakan untuk mengganti peran dolar AS. LCS hanya dijadikan opsi bagi importir dan eksportir untuk memilih mata uang dalam transaksi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perdagangan RI-China...
Perdagangan RI-China Tak Lagi Pakai Dolar AS, Awas Ada Risikonya
RI Minta Pakai Mata...
RI Minta Pakai Mata Uang Lokal dalam Perdagangan dengan China, Ini Alasannya
Dorong Perdagangan Aset...
Dorong Perdagangan Aset Digital, Upbit Indonesia Beri Layanan Baru
Tokocrypto Resmi Hadirkan...
Tokocrypto Resmi Hadirkan Aplikasi Perdagangan Aset Kripto
Sinergi Antar Pemangku...
Sinergi Antar Pemangku Kepentingan Perdagangan Berjangka Komoditi
Negara-negara CIS Ikut...
Negara-negara CIS Ikut Buang Dolar, 85% Perdagangan Gunakan Mata Uang Lokal
Berita Terkini
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
23 menit yang lalu
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
24 menit yang lalu
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
40 menit yang lalu
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
40 menit yang lalu
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
1 jam yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved