BI: Kegiatan Usaha Tumbuh Lebih Tinggi di Kuartal I/2019

Kamis, 11 April 2019 - 15:52 WIB
BI: Kegiatan Usaha Tumbuh...
BI: Kegiatan Usaha Tumbuh Lebih Tinggi di Kuartal I/2019
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mencatat, kegiatan usaha pada kuartal I/2019 tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha pada kuartal I/2019 sebesar 8,65%, lebih tinggi dari 6,19% pada kuartal IV/2018.

Jika dirinci menurut sektor ekonomi, peningkatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan.

"Hal tersebut didorong oleh faktor musiman tibanya musim panen, khususnya pada subsektor pertanian tanaman bahan makanan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko, di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Peningkatan kegiatan usaha paling tinggi selanjutnya terjadi pada sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan (SBT 1,93%) dan jasa-jasa (SBT 1,49%).

Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) juga mencatat peningkatan kegiatan usaha pada sektor industri pengolahan dengan SBT sebesar 1%. Adapun konsumen yang disurvei memperkirakan peningkatan kegiatan usaha akan terus berlanjut pada kuartal II/2019. Hal ini tercermin dari SBT perkiraan kegiatan usaha yang meningkat menjadi sebesar 21,42%.

Berdasarkan sektor ekonomi, peningkatan kegiatan usaha diperkirakan terjadi terutama pada sektor jasa-jasa (SBT 3,84%), industri pengolahan (SBT 3,73%) dan keuangan, real estat dan jasa perusahaan (SBT 3,14%).

Onny melanjutkan, sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha, kapasitas produksi terpakai pada kuartal I/2019 secara rata-rata sebesar 76,10%, lebih tinggi dibandingkan 75,18% pada kuartal sebelumnya.

Berdasarkan sektor ekonomi, kapasitas produksi terpakai paling tinggi terjadi pada sektor listrik, gas dan air bersih, yaitu rata-rata sebesar 79,91%. Sementara, penggunaan kapasitas produksi paling rendah terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian (rata-rata sebesar 71,41%). Penggunaan tenaga kerja paling tinggi selanjutnya terjadi pada sektor Jasa-jasa.

"Sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha, penggunaan tenaga kerja pada kuartal I/2019 terindikasi meningkat. Berdasarkan sektor ekonomi, penggunaan tenaga kerja terutama terjadi pada sektor industri pengolahan sejalan dengan peningkatan kegiatan usaha sektor manufaktur," terangnya.

Sementara pada kuartal II/2019, tingkat penggunaan tenaga kerja diprakirakan terus meningkat. Onny menuturkan, kegiatan investasi pada kuartal I/2019 terindikasi meningkat, meskipun tidak setinggi periode sebelumnya.

Hal ini terindikasi dari SBT Investasi kuarta I/2019 sebesar 9,62%, lebih rendah dibandingkan SBT 10,51% kuartal sebelumnya. Berdasarkan sektor lapangan usaha, peningkatan kegiatan investasi pada kuartal I/2019 terutama terjadi pada sektor keuangan, real estat dan jasa.

Menurut Onny, sejalan dengan optimisme kegiatan usaha, investasi pada kuartal II/2019 diprediksi tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya. Berdasarkan sektor lapangan usaha, peningkatan investasi terutama diprakirakan terjadi pada sektor industri pengolahan dan sektor pertambangan dan penggalian dan industri pengolahan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Survei BI Ungkap Kegiatan...
Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya
Ada PPKM Darurat, BI...
Ada PPKM Darurat, BI Cermati Kegiatan Usaha di Kuartal III
Survei BI: Kegiatan...
Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Meningkat di Triwulan IV 2023
Kegiatan Dunia Usaha...
Kegiatan Dunia Usaha Melesu di Tiga Bulan Terakhir 2021
Kinerja Kegiatan Dunia...
Kinerja Kegiatan Dunia Usaha Tetap Kuat di Akhir 2022, Awal Tahun Ini Gimana?
Survei BI: Likuiditas...
Survei BI: Likuiditas Perusahaan Tumbuh Positif di Triwulan IV
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved