Evaluasi LRT Sumsel, Menhub Upayakan Waktu Tempuh Dipercepat

Selasa, 16 April 2019 - 20:03 WIB
Evaluasi LRT Sumsel,...
Evaluasi LRT Sumsel, Menhub Upayakan Waktu Tempuh Dipercepat
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi secara berkala agar LRT Sumatera Selatan (Sumsel) dapat beroperasi secara optimal. Hasil evaluasi tersebut antara lain menunjukkan adanya ekspektasi masyarakat agar waktu tempuh perjalanan LRT bisa lebih cepat.

"Kami secara kontinyu melakukan evaluasi. Kita ketahui bahwa LRT Sumsel ini masih uji coba, artinya memang ada perangkat-perangkat yang sedang dilakukan percobaan, agar dia mencapai puncak performance-nya," jelas Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Selasa (16/4/2019).

Menhub mengungkapkan, ada beberapa hal teknis yang perlu dioptimalkan dari LRT Sumsel, misalnya terkait waktu tempuh dan headway (waktu tunggu kedatangan) antar-LRT. Menurutnya, ekspektasi masyarakat adalah bagaimana agar waktu tempuh perjalanan LRT bisa lebih cepat.

"Pertama kita akan maksimalkan waktu tempuh perjalanan yang selama ini 1 jam menjadi sekitar 45 menit. Kedua, headway yang selama ini 24 sampai 48 menit, agar bisa dikurangi menjadi sekitar 15 menit. Sehingga total waktu yang dihabiskan mulai dari meninggu kedatangan kereta sampai dengan perjalanan dengan jarak terjauh (dari bandara sampai stasiun DJKA) tidak lebih dari satu jam," paparnya.

Lebih lanjut Menhub mengatakan bahwa pihaknya berupaya untuk mengintegrasikan LRT Sumsel dengan angkutan lain maupun dengan fasilitas yang ada di Kota Palembang. Menurut Menhub, okupansi LRT Sumsel yang masih rendah karena lintasan LRT masih tumpang tindih dan sejajar dengan angkutan umum lain.

"Itulah yang menyebabkan di satu sisi okupansi LRT masih rendah dan di sisi lain jalan Sudirman Palembang masih macet. Palembang butuh kebijakan untuk merekonstruksi lintasan-lintasan transportasi sehingga LRT dapat diandalkan sebagai angkutan utama, sementara moda-moda lain adalah supporting," ujarnya.

Kehadiran LRT diharapkan menjadi subtitusi angkutan-angkutan lainnya sehingga mengurangi kemacetan dan juga menambah baiknya kualitas udara di Palembang.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Begini Strategi Kemenhub...
Begini Strategi Kemenhub Hidupkan LRT Palembang
Tarif LRT Jabodebek...
Tarif LRT Jabodebek Didesak Turun Jadi Rp5.000, Begini Respons Kemenhub
Kritik Program Bus BTS,...
Kritik Program Bus BTS, Ketua Komisi V: Lihat Tuh LRT Palembang!
Bulan Depan, LRT Jabodebek...
Bulan Depan, LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Maksimal Rp20.000
Uji Coba LRT Jabodebek...
Uji Coba LRT Jabodebek Dihentikan Sementara, Begini Penjelasan Kemenhub
Tarif LRT Jabodebek...
Tarif LRT Jabodebek Sudah Ditetapkan, Segini Besarannya!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved