Pemilu Aman 2019 Bakal Kerek Investasi ke Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 13:58 WIB
Pemilu Aman 2019 Bakal...
Pemilu Aman 2019 Bakal Kerek Investasi ke Indonesia
A A A
JAKARTA - Gelaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang berlangsung aman diyakini bakal meningkatkan investasi, lantaran terus menumbuhkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Lebih lanjut Ekonom Bhima Yudisthira mengatakan, invetsor asal China akan masih bakal mendominasi investasi di Indonesia.

Pasalnya negeri tirai bambu itu masih akan melakukan investasi langsung terhadap Indonesia terhadap beberapa proyek infrastruktur yang belum selesai. "Saat ini investasi China yang bakal dominan, tapi kekhawatiran banyaknya investasi asing itu berlebihan kalau sektor portofolio memang besar atau investor langsung," ujar Bhima saat dihubungi SINDONews di Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Meski demikian, Ia menerangkan untuk investasi asing asal Eropa dan Amerika mengalami penurunan yang disebabkan karena kondisi ekomomi global yang tidak menentu. "Tapi investor Eropa, Amerika Serikat dan Jepang menurun karena masalah ekomomi global yang membuat mereka masih belum berinvestasi di Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution menilai, investor bakal kembali menanamkan modalnya ke Indonesia setelah pagelaran Pemilu selesai sehingga investasi bisa berjalan normal karena adanya kepastian. Seperti diketahui Indonesia telah sukses menggelar pemungutan suara dalam gelarab Pemilu Umum (Pemilu) 2019 serentak di seluruh dunia, kemarin.

Menurutnya gelaran Pemilu Aman bisa semakin meningkatkan kepercayaan investor dalam menentukan apakah bakal berinvestasi atau menahan diri. "Ya itu harus selesai dulu Pemilunya dan benar-benar diketahui hasilnya. Itu kemudian tentu saja akan membuat orang mengambil keputusan," jelas Darmin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pabrik Perusahaan Tiongkok...
Pabrik Perusahaan Tiongkok Pindah ke Asia Tenggara, RI Harus Permudah Regulasi Investasi
RI Kebanjiran Investasi...
RI Kebanjiran Investasi Asing Pasca WEF 2023
Pengusaha: Iklim Investasi...
Pengusaha: Iklim Investasi Indonesia Belum Semenarik Negara ASEAN Lain
Investasi Rp1.434 Triliun...
Investasi Rp1.434 Triliun Masuk ke RI di 9 Bulan Pertama 2025, Serap 1,9 Juta Tenaga Kerja
Demi Tarik Duit Asing,...
Demi Tarik Duit Asing, LPI Bakal Tinggalkan Cara Lawas
Pulihkan Ekonomi Saat...
Pulihkan Ekonomi Saat Pandemi, Pemerintah Berbenah Sambut Investor Baru
Berita Terkini
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
10 menit yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
32 menit yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
1 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
2 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
10 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
11 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved