AS Menang Lawan China di WTO

Jum'at, 19 April 2019 - 13:25 WIB
AS Menang Lawan China...
AS Menang Lawan China di WTO
A A A
JENEWA - Amerika Serikat memenangkan putusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Kamis kemarin, atas kuota tarif China untuk beras, gandum, dan jagung. AS menggugat atas ekspor biji-bijian (grains) mereka ke China yang banyak dirugikan.

Kasus ini diajukan oleh AS sejak akhir 2016 silam. Kemenangan putusan ini menandai kemenangan kedua Negeri Paman Sam dalam beberapa bulan melawan China. Menariknya, putusan ini hadir saat pembicaraan dagang Washington dan Beijing sedang menuju ke arah kemajuan.

Melansir dari Business Times, Jumat (19/4/2019), panel persidangan WTO menyatakan berdasarkan kuota tingkat tarif (TRQ), China telah melanggar kewajibannya berdasarkan prinsip "transparansi, predictable, dan keadilan".

Kuota tingkat tarif (tariff-rate quota/TRQ) merupakan tarif berlapis, dimana volume impor terbatas dizinkan dengan tarif kuota yang lebih rendah, sedangkan impor berikutnya membebankan tarif "di luar kuota" alias lebih tinggi.

Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer dan Menteri Pertanian AS Sonny Perdue menyambut baik keputusan WTO tersebut. Mereka mengatakan sistem subsidi yang dilakukan pemerintah China menghambat ketentuan TRQ, dan telah mencegah akses petani AS untuk mengekspor gandum ke pasar China.

"Keputusan WTO akan membantu petani Amerika bersaing di bidang yang adil. Pemerintahan Trump akan terus menekan China untuk segera memenuhi kewajiban WTO-nya," kata Robert.

Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa pihaknya "menyesali" keputusan panel persidangan dan akan "sungguh-sungguh mengevaluasi" laporan panel.

"China akan menangani masalah ini secara tepat sesuai dengan prosedur penyelesaian sengketa WTO, secara aktif menjaga stabilitas sistem perdagangan multilateral dan terus mengelola kuota tarif impor pertanian yang relevan sesuai dengan aturan WTO," katanya.

Kedua belah pihak dapat mengajukan banding atas putusan dalam waktu 60 hari.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Praktik Perdagangan...
Praktik Perdagangan China Mendapat Kecaman Keras
Kandidat dari Saudi:...
Kandidat dari Saudi: Perbaiki WTO Butuh Manajemen dan Kepemimpinan
WTO Putuskan AS Bersalah...
WTO Putuskan AS Bersalah dalam Perang Dagang, Washington Ngamuk
Wamendag Tegaskan ke...
Wamendag Tegaskan ke WTO, RI Berkomitmen pada Sistem Ekonomi Terbuka
China Diseret ke WTO...
China Diseret ke WTO usai Menyelidiki Subsidi Susu Uni Eropa
Daftar Negara Berkembang...
Daftar Negara Berkembang di Dunia: China Termasuk?
Berita Terkini
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
33 menit yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
49 menit yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
1 jam yang lalu
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
10 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
10 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
10 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved