Harga Apartemen Diramal Melonjak Tiga Kali Lipat 25 Tahun ke Depan

Senin, 22 April 2019 - 15:39 WIB
Harga Apartemen Diramal...
Harga Apartemen Diramal Melonjak Tiga Kali Lipat 25 Tahun ke Depan
A A A
SURABAYA - Pengembang hunian terkemuka Australia, Crown Group mendorong pembeli untuk berinvestasi sekarang dengan dasar keuntungan jangka panjang dan berpotensi melipat gandakan kekayaan mereka dalam 25 tahun ke depan. CEO Crown Group Iwan Sunito mengatakan, properti adalah permainan jangka panjang, bukan permainan jangka pendek.

Merujuk pada laporan 25 years of Housing Trends yang dibuat oleh CoreLogic tahun 2018, menunjukkan bahwa sejak tahun 1993 nilai hunian di seluruh Australia telah meningkat secara rata-rata sebesar 5,9% per tahun, dengan persentase total pertumbuhan mencapai 316%, dari Rp.1,2 milyar menjadi Rp.5,1 milyar.

Pada tahun 2043, harga rata-rata unit apartemen di Sydney diperkirakan mencapai Rp34,7 milyar. "Teori dasar dalam permainan properti, Anda tidak menunggu dan membeli tetapi Anda membeli dan menunggu," katanya.

"Faktanya adalah bahwa nilai properti selama dua dekade terakhir telah membuktikan dirinya sebagai investasi yang solid, bahwa cara untuk berinvestasi properti adalah dengan membeli dan menunggu dan bermain melawan waktu," lanjut Iwan.

Salah satunya yang terdapat di suatu daerah di Sydney, di mana sebuah rumah yang dulunya senilai Rp.1 milyar pada tahun 1993, sekarang bernilai Rp20 milyar. Artinya terjadi pertumbuhan nilai sebesar 2000 % dalam 34 tahun atau rata-rata 58% per tahun.

“Beli aset, jangan pernah menjualnya, dan nikmati pertumbuhan capital gain untuk membangun kekayaan atau ekuitas Anda. Hari ini, Anda hampir tidak dapat membayangkan harga rata-rata apartemen di Sydney akan naik tiga kali lipat dalam beberapa dekade, dan juga, 25 tahun yang lalu, orang-orang tidak pernah membayangkan harga satuan rata-rata akan menjadi Rp.7,5 milyar pada hari ini", tutur Iwan.

Iwan Sunito mengungkapkan, tren peningkatan untuk tinggal di apartemen selama dua dekade terakhir juga menjadi pertanda baik untuk harga satuan dalam jangka panjang, karena lebih banyak pembeli memilih tinggal apartemen dibandingkan rumah tapak karena harga yang lebih rendah dan lokasi yang lebih nyaman.

"Saat ini, orang Australia suka tinggal di apartemen, hanya karena mereka dapat menikmati gaya hidup mewah yang dekat dengan pusat kota dan sekolah berkualitas, dengan keamanan yang baik dan fasilitas gaya hidup seperti kolam renang dan pusat kebugaran tanpa harus kerepotan dengan masalah pemeliharaan dan berkebun," tukasnya.

Crown Group memiliki proyek hunian apartemen di enam lokasi di Sydney, Brisbane dan Melbourne serta Amerika Serikat dan Indonesia. Empat proyek hunian utama saat ini sedang dibangun di Sydney.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Topping Off, Apartemen...
Topping Off, Apartemen Vasaka Solterra Tawarkan Konsep Unit New Normal
Katanya, Jangan Ngaku...
Katanya, Jangan Ngaku Sultan Kalau Belum Beli Apartemen Ini
Hari Properti Nasional...
Hari Properti Nasional Kembali Hadir dengan Konsep Festival
Minat Investasi Apartemen?...
Minat Investasi Apartemen? Simak Peluang Bisnisnya di Saat Pandemi
Undang Komunitas Otomotif,...
Undang Komunitas Otomotif, Triniti Land Sambut 12 Tahun Anniversary
Agung Podomoro Agresif...
Agung Podomoro Agresif Garap Properti di Jawa Barat
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
2 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
3 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
4 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
14 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
15 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
16 jam yang lalu
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved