Lebih Menguntungkan, UMKM Pilih GO-FOOD Ketimbang Kompetitor

Senin, 22 April 2019 - 21:10 WIB
Lebih Menguntungkan,...
Lebih Menguntungkan, UMKM Pilih GO-FOOD Ketimbang Kompetitor
A A A
JAKARTA - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lebih memilih bekerja sama dengan layanan GO-FOOD dibandingkan layanan sejenis lainnya. Sebesar 98% para pengusaha mandiri itu merasa kemitraan dengan bagian dari ekosistem GO-JEK tersebut lebih menguntungkan.

Hasil survei Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) mengungkapkan dominasi GO-FOOD dalam layanan pesan antarmakanan online itu. Secara umum hasil survei menunjukkan bagaimana GO-FOOD membantu meningkatkan omzet dan skala bisnis UMKM. Survei itu juga memberikan persepsi positif UMKM terhadap kemitraan mereka dengan GO-FOOD.

Survei ini merupakan bagian dari penelitian LD FEB UI yang berjudul "Dampak GOJEK terhadap Perekonomian Indonesia pada Tahun 2018" yang dilakukan kepada 1.000 mitra UMKM GO-FOOD di 9 kota besar di Indonesia.

"Sebesar 98% responden UMKM merasa GO-FOOD memberlakukan mereka secara setara dan diuntungkan," Wakil Kepala LD FEB UI Paksi CK Walandouw dalam keterangan tertulis, Senin (22/4/2019).

Paksi memaparkan penilaian UMKM ini didasarkan pada dampak positif yang dirasakan mitra UMKM yang bergabung dengan GO-JEK di layanan GO-FOOD. Mulai dari kemitraan dengan GO-FOOD yang menguntungkan, peningkatan volume transaksi, hingga kenaikan klasifikasi omzet usaha.

"Peningkatan klasifikasi omzet usaha ini menunjukkan UMKM yang bergabung dengan GO-FOOD mengalami perluasan pasar dan naik kelas, seperti dari mikro ke kecil dari kecil ke menengah. Dengan UMKM yang naik kelas dan usahanya membesar, maka mereka bisa menyerap tenaga kerja dan menyumbang lebih banyak kepada ekonomi daerah atau nasional," papar Paksi.

Lebih lanjut, data juga memaparkan, peningkatan volume dan omzet bisnis memacu mitra UMKM untuk terus mengembangkan usahanya. Hal ini ditunjukkan oleh 85% responden UMKM yang menginvestasikan kembali pendapatannya dari GO-FOOD ke dalam usaha mereka.

Terkait manfaat yang dirasakan mitra GO-FOOD, Paksi menjelaskan bahwa UMKM menilai positif prospek bisnis dengan GO-FOOD secara jangka panjang dibandingkan dengan layanan sejenis lainnya.

Secara rinci, responden UMKM ditanyakan apa alasan utama mereka bergabung dengan GO-FOOD. Hasilnya sebagai berikut; sebanyak 87% responden UMKM menilai layanan GO-FOOD lebih terpercaya dibandingkan kompetitor; SSebanyak 87% responden UMKM menilai layanan GO-FOOD lebih aman dibandingkan kompetitor; dan 90% responden UMKM bergabung menjadi mitra GO-FOOD karena GO-FOOD sudah ada lebih lama di Indonesia dibandingkan kompetitor.

"Penilaian positif dalam prospek bisnis jangka panjang menyuratkan kepercayaan UMKM kepada platform teknologi seperti GOJEK yang membawa dampak positif berkelanjutan kepada bisnis mereka di tengah perubahan perilaku konsumen terutama di segmen generasi millenial dan generasi Z," jelas Paksi.

Paksi menambahkan, brand awareness GO-FOOD yang telah terbangun dengan baik di mata pelanggan juga merupakan keunggulan tersendiri. Membuat para UMKM semakin yakin usaha mereka bisa berkembang dengan GO-FOOD.

"Tidak hanya itu, aspek teknologi GO-FOOD yang dinilai lebih superior juga menambah keyakinan dan kepercayaan UMKM terhadap layanan pesan antar-makanan ini," ucapnya.

Keutamaan teknologi GO-JEK di bisnis pesan-antar makanan online yang dinilai paling menguntungkan oleh para responden UMKM, tercermin dari beberapa temuan dalam riset LD FEB UI.

Di antaranya, sebesar 92% responden UMKM bergabung karena layanan aplikasi manajemen merchant GO-FOOD yang memberikan kemudahan. Khususnya teknologi yang memberikan informasi pesanan kepada merchant sebelum mitra driver datang, serta memberikan keleluasaan merchant untuk mengubah menu, harga, foto, dan jam operasional secara mandiri.

Sebesar 92% responden UMKM bergabung karena kemudahan teknologi non-tunai GO-PAY, khususnya membebaskan dari kebutuhan menyediakan uang kembalian. Kemudian sebesar 87% responden UMKM bergabung karena teknologi keamanan GO-FOOD yang canggih, khususnya dengan menjamin keamanan transaksi dengan PIN antara mitra restoran dan mitra driver.

"Temuan ini mengindikasikan teknologi manajemen merchant menjadi kunci mengakselerasi pertumbuhan dan daya saing UMKM di era digital. Dalam menumbuhkan bisnis UMKM tidak cukup hanya membantu mereka memperluas pasar, tetapi juga harus membangun ekosistem untuk perkembangan UMKM. Ini yang kami lihat di lakukan oleh GO-JEK dengan teknologi yang ditawarkan, yang dianggap responden cukup lengkap dari hulu ke hilir," kata Paksi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PD HIPMI Jaya Dorong...
PD HIPMI Jaya Dorong Kesehatan dan UMKM Lewat Gerakan Go Go Sehat & Go Go UMKM
Ganjar Dorong Pelaku...
Ganjar Dorong Pelaku UMKM Go Digital dan Go Global
Peruri Digital Entrepreneur...
Peruri Digital Entrepreneur Academy Dorong UMKM Global
Digitalisasi Warung,...
Digitalisasi Warung, Cara Si Kecit Melewati Dampak Pandemi
Dukungan Anggaran dan...
Dukungan Anggaran dan Kebijakan Pacu UMKM Go Digital dan Go Global
FEKDI x KKI 2024: Dorong...
FEKDI x KKI 2024: Dorong UMKM Indonesia Go Digital, Go Global
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
4 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
4 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
4 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
4 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
4 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved