Pemerintah Belum Berencana Bikin APBN Perubahan 2019

Selasa, 23 April 2019 - 06:35 WIB
Pemerintah Belum Berencana...
Pemerintah Belum Berencana Bikin APBN Perubahan 2019
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan belum berencana membuat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2019, meski ada beberapa asumsi makro meleset dari target.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani, menerangkan bahwa pemerintah akan melihat lebih dahulu perkembangan dari realisasi APBN hingga semester I 2019.

Berdasarkan data Kemenkeu, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga 18 April 2019 mencapai Rp14.140 per USD. Ini lebih baik dari asumsi makro dalam APBN 2019 sebesar Rp15.000 per USD.

Adapun harga minyak mentah dunia saat ini berkisar di level USD60,49 per barel, lebih rendah dari asumsi APBN 2019 sebesar USD70 per barel.

"Ini baru bulan keempat, jadi pandangan kami terlalu dini untuk melakukan APBN-P. Kalau melihat ekonomi makro itu memang bergerak fluktuatif, mulai dari harga minyak dunia dan lain-lain," ujar Askolani di Gedung Kemenkeu Jakarta, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, untuk bisa menetapkan adanya APBN-P harus memantau pergerakan ekonomi makro hingga pertengahan tahun. "Mekanismenya dengan melihat enam bulan pelaksanaan APBN, sehingga perhitungan APBN itu akan lebih valid," jelas dia.

Oleh sebab itu, keputusan akan adanya APBN Perubahan akan ditetapkan Kemenkeu usai melakukan evaluasi dari enam bulan berjalannya tahun anggaran 2019.

"Biasanya mekanismenya setelah semester I, baru pemerintah mengevaluasi dan melihat estimasi yang lebih meyakinkan," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
Pendapatan Negara Minus...
Pendapatan Negara Minus 12,4% Terbebani Guyuran Insentif
APBN 2020 Direvisi,...
APBN 2020 Direvisi, Belanja Kementerian dan Lembaga Dipotong Rp50 Triliun
Berita Terkini
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
8 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
9 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
22 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
35 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved