Menko Luhut Soroti Masalah Sampah Bisa Kurangi Kunjungan Wisman

Selasa, 23 April 2019 - 14:18 WIB
Menko Luhut Soroti Masalah...
Menko Luhut Soroti Masalah Sampah Bisa Kurangi Kunjungan Wisman
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengundang berbagai pemangku kepentingan yang berasal dari kalangan pemerintah, komunitas dan influencer media sosial untuk mendukung kampanye nasional Indonesia Bersih di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta. Pertemuan dengan para pemangku kepentingan ini merupakan upaya untuk melibatkan masyarakat dalam aksi nyata mendukung Gerakan Nasional Indonesia Bersih yang bakal digelar bertepatan dengan car free day di kawasan Thamrin.

“Jadi saya minta kepada teman-teman, adik-adik sekalian jadi apapun yang kita buat, kalau sampah masih bertebaran ngga ada proses akhir itu akan repot,” ujar Menko Luhut di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, Menko Luhut meminta agar masyarakat dan pemerintah mulai dari level sekolah dasar hingga menengah. “Itu yang kita budayakan. Mulainya darimana? Yang paling elok ya mulai dari kindergarten TK, SD, SMP dan SMA,” jelasnya

Di sisi lain, Menko Luhut mengatakan pemerintah sedang melakukan proses harmonisasi perundang-undangan mengenai sampah. Pasalnya, sampah bisa mengurangi wisatawan asing. “Dalam ratas hari ini, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya ingin kabinet kerja bekerja maksimal hingga tahun terakhir, antara lain dengan melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan yang tumpang tindih termasuk mengenai sampah,” terang dia.

Dia berharap apabila peraturan sudah diharmonisasi maka satu peraturan dapat diberlakukan di semua daerah. “Sehingga bisa one for all tidak lagi terjadi seperti yang sekarang ini,” tambah dia.

Hal ini, lanjut Menko Luhut, karena masalah sampah dapat memiliki dampak luar biasa pada banyak hal termasuk pada sektor pariwisata. Dia lantas mencontohkan banyaknya sampah yang berada di bibir pantai Labuan Bajo, salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. “Kalau lokasinya banyak sampah, turis ngga akan mau datang,” keluhnya.

Pemerintah, tambah Menko Luhut, kini sedang membuat kebijakan dan implementasi kebijakan yang paralel. “Jadi saya minta kepada teman-teman, adik-adik sekalian apapun yang kita buat, kalau sampah masih bertebaran ngga ada proses akhir itu akan repot seperti Bali itu kan ada Suwung. Tapi pertanyaan berikutnya kalau semua ke Suwung bawa ke jalannya akan repot,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Luhut Belum Mau Terima...
Luhut Belum Mau Terima Turis Asing, Pelancong Lokal Punya Simpanan Uang Banyak
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Tinggal Tapi Engga Bayar,...
Tinggal Tapi Engga Bayar, Luhut Pelototi Kapal-kapal Asing yang Masuk ke Labuan Bajo
Luhut: Jangan Terlena...
Luhut: Jangan Terlena Lokasi Strategis, Kebesaran Wilayah hingga SDA Melimpah
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Profil Rizal Ramli,...
Profil Rizal Ramli, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
8 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
10 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
11 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
13 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
13 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
14 jam yang lalu
Infografis
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved