Basuki Dukung Wikon Ekspor Jembatan Girder Baja ke Filipina

Kamis, 25 April 2019 - 01:39 WIB
Basuki Dukung Wikon...
Basuki Dukung Wikon Ekspor Jembatan Girder Baja ke Filipina
A A A
TANGERANG - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mendorong lebih banyak ekspor industri jasa konstruksi Indonesia. Untuk itu, Basuki menyambut baik kerjasama PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (Wikon) dengan perusahaan Prancis, PT Matiere Bridge Building Indonesia (Matiere) memproduksi jembatan girder baja untuk diekspor ke Filipina.

"Alhamdulillah kita bisa berkumpul sebagai tanda dimulainya produksi perdana ekspor baja jembatan yang akan diekspor ke Filipina. Saya sangat bangga dan mengucapkan selamat kepada PT Wikon dan Matiere," kata Basuki usai acara penandatanganan kontrak antara Deputy Director of Matiere Headquarter of South East Asia Matiere Paul Antoine Nicolaudie dengan Dirut Wikon Koko Cahyo Kuncoro yang berlangsung di Pabrik Wikon, Balaraja, Tangerang, Rabu (24/4/2019).

Basuki menambahkan produksi jembatan girder baja 90% menggunakan material lokal. Sisanya 10% masih impor terutama komponen yang hak patennya dimiliki oleh Matiere. Girder baja yang diproduksi PT Wikon menggunakan teknologi milik Matiere dengan nama Unibridge, dimana Matiere memiliki mesin yang mampu memproduksi girder dengan struktur sambungan menggunakan pin.

Kelebihan Unibridge bisa dipasang lebih cepat dibandingkan dengan instalasi jembatan yang biasanya mengunakan sambungan las maupun baut konvensional. Berkat teknologi ini, Unibridge bisa mengatasi kendala kepadatan lalu lintas dalam pembangunan jembatan di perkotaan maupun keterbatasan alat berat di perdesaan.

Kehadiran teknologi unibridge ini, kata Basuki dibutuhkan juga untuk proyek-proyek dalam negeri karena pembangunan infrastruktur salah satunya konektivitas menjadi prioritas pemerintah bersamaan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Kehadiran teknologi Unibridge sejalan dengan kebijakan pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, lebih efisien, lebih murah dan berkualitas. Teknologi ini telah digunakan untuk pembangunan Flyover Lamong di Jawa Timur," jelasnya.

Kedepan, menurut Basuki, selain memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur jembatan di dalam negeri yang semakin meningkat, dengan keunggulan kecepatan pemasangan dan kemudahan pengiriman karena bobot yang ringan, jembatan girder baja yang diproduksi PT Wikon dan Matiere memiliki potensi besar untuk di ekspor ke berbagai negara di ASEAN dan negara lainnya.

Direktur Utama PT Wikon, Koko Cahyo Kuncoro, mengatakan pada tahap awal, pihaknya akan memproduksi 400 box girder dengan nilai Rp12 miliar yang akan digunakan pada pembangunan jembatan pada proyek jalan tol di Manila sepanjang 20 km.

Pengiriman perdana rencananya akan dilaksanakan pada 12 Mei 2019 dan akan diselesaikan pada Juli 2019. "Sebelumnya mereka produksi di Prancis dan Belgia kemudian diangkut ke Filipina, sekarang produksi di sini," kata Koko.

Turut hadir pada acara tersebut Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, dan Direktur Operasi PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kalsel Juara Umum Kompetisi...
Kalsel Juara Umum Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi 2024
Pemulihan Jayapura dan...
Pemulihan Jayapura dan Wamena, PUPR Gandeng BUMN Karya dan Kontraktor Lokal
Padat Karya TPS-3R di...
Padat Karya TPS-3R di 24 Provinsi, PUPR Kucurkan Rp63,6 Miliar
Jaga Daya Beli Masyarakat...
Jaga Daya Beli Masyarakat Perdesaan, PUPR Hadirkan Program Padat Karya Irigasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
144.163 Tenaga Kerja...
144.163 Tenaga Kerja Terserap Padat Karya Tunai PUPR hingga Tengah Juni 2020
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
6 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
22 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
48 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved