Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terkapar Dekati Level Rp14.200/USD

Jum'at, 26 April 2019 - 10:31 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terkapar Dekati Level Rp14.200/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Jumat (26/4/2019) dibuka masih terkapar untuk terus tenggelam ke zona merah dari kemarin. Tren pelemahan rupiah berbanding terbalik dengan dolar yang melayang di dekat level tertinggi dua tahun terhadap rival-rivalnya.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka merosot menjadi Rp14.188/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah tenggelam cukup dalam untuk kembali mencetak kinerja negatif dari kemarin Rp14.154/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga terperosok ke posisi Rp14.185/USD. Rupiah menunjukkan memburuk di akhir pekan untuk menjadi sinyal pelemahan usai sebelumnya parkir di level Rp14.157/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi tergelincir menjadi Rp14.185/USD dengan pergerakan harian Rp14.148 hingga Rp14.195/USD. Peringkat tersebut menunjukkan rupiah masih loyo dibandingkan kemarin Rp14.183/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange melemah ke level Rp14.187/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.186/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.176-Rp14.194/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar berada di dekat posisi tertinggi dua tahun terhadap mata uang utama lainnya pada perdagangan Jumat, didukung oleh pesanan barang modal AS yang kuat dan menunggu data PDB kuartal pertama yang selanjutnya dapat memperkuat penguatan bullish greenback.

Indeks dolar versus enam mata uang utama berdiri pada posisi 98,128 setelah naik ke level 98,322 pada perdagangan hari Kamis, atau menjadi yang tertinggi sejak Mei 2017. Data pada hari Kamis menunjukkan pesanan baru untuk barang modal buatan AS meningkat paling banyak dalam delapan bulan di bulan Maret.

Sentimen itu mengikuti data terbaru AS lainnya yang menunjukkan kekuatan dalam penjualan ritel dan ekspor yang telah meredakan kekhawatiran ekonomi terbesar di dunia itu melambat tajam. Namun dolar turun tipis 0,1% pada level 111,52 terhadap Yen Jepang usai merosot 0,5% dalam sesi sebelumnya.

Euro menyentuh posisi lebih tinggi pada level 1,1139 terhadap USD tetapi masih dalam jangkauan 1,1117 yang menjadi level terendah sejak Juni 2017. Mata uang tunggal telah merosot hampir 1% saat berhadapan dengan dolar sepanjang pekan ini, dibebani oleh kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi zona euro.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
8 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
9 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
9 Kombes Pol Pecah Bintang...
9 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dimutasi Kapolri Akhir Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved