Kalteng Segera Wujudkan Cetak Biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 29 April 2019 - 12:33 WIB
Kalteng Segera Wujudkan...
Kalteng Segera Wujudkan Cetak Biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
A A A
JAKARTA - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral dan Batubara dari Pemprov Kalimantan Tengah menggelar workshop untuk menyusun dokumen cetak biru (blue print) mengenai Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sekitar kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara di Kalimantan Tengah.

Kepala Bidang Mineral dan Batubara dari Dinas ESDM Kalimantan Tengah, Vent Christway, menerangkan Dinas terus berpacu dengan waktu untuk menyelesaikan cetak biru PPM. "Saat ini kami telah menyelesaikan sekitar 85% draft cetak biru dan masih terus meminta masukan dari berbagai pihak, sebelum diluncurkan paling lambat pada minggu kedua Mei 2019," ujarnya kepada SINDOnews, Senin (29/4/2019).

Dinas membuka masukan-masukan penting, baik dari perwakilan perangkat daerah di level Pemprov, perwakilan perangkat daerah di level kabupaten dan kota sertaperwakilan dari 24 perusahaan tambang yang turut diundang.

"Selama ini, Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kalimantan Tengah yang umumnya meliputi bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan infrastruktur masih berjalan sendiri-sendiri. Tanpa adanya dokumen cetak biru sebagai acuan program induk yang harus dijalankan masing-masing perusahaan di wilayah berbeda," papar Vent Christway.

Menggandeng Corporate Forum for Community Development (CFCD)sebagai konsultan berpengalaman dan aktif mensuplai data primer maupun sekunder hasil dari wawancara beberapa perusahaan tambang di Kalimantan Tengah, Dinas, lanjut Vent Christway, optimis dapat menghasilkan blue print terbaik yang berisi penjabaran rencana kerja PPM setidaknya untuk tiga tahun kedepan.

Sejauh ini, penyusnan dokumen cetak biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara, baru rampung di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan menggelar workshop dan meminta masukan beragam pihak, diharapkan Kalimantan Tengah menjadi provinsi ketiga di Indonesia yang memiliki dokumen cetak biru PPM.

Untuk mendapatkan dokumen cetak biru terbaik, Dinas ESDM dan Batubara dari Kalimantan Tengah mengundang 24 perwakilan perusahaan, meliputi PT Asmin Bara Bronang, PT Maslapita, PT Indo Muro Kencana, PT Mitra Barito, PT Dut Borneo Pratama, PT Telen Orbit Prima, CV Bunda Kandung. PT Hamparan Mulya, PT Suprabari Mapanindo Mineral, PT Bangun Nusantara Jaya Makmur, PT Adaro Metcoal, PT Trisula Kencana Sakti serta 12 perusahaan lainnya yang tergabung dalam forum PPM Kalimantan Tengah tahun 2019.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tambang Batubara Marangkayu...
Tambang Batubara Marangkayu Belum Masuk Tahap Produksi
Anggota DPR Minta Pemerintah...
Anggota DPR Minta Pemerintah Usut Jebolnya Tanggul Limbah Batubara Malinau
Kalimantan Pemasok Utama...
Kalimantan Pemasok Utama Batu Bara, APBI Dorong Penambangan Berkelanjutan
Ratusan Sopir Truk Pengangkut...
Ratusan Sopir Truk Pengangkut Batubara Desak Jalan Underpass Tapin Dibuka
Cuaca Hangat Eropa Bikin...
Cuaca Hangat Eropa Bikin Harga Batu Bara Menyusut, Februari 2023 Jadi USD277/Ton
Pamor Batubara Terdongkrak...
Pamor Batubara Terdongkrak Ekonomi China yang Tumbuh 18,3%
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
1 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
1 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
1 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved