Jokowi Soroti Puluhan Tahun Jurusan SMK Hanya Bangunan dan Mesin

Kamis, 09 Mei 2019 - 14:53 WIB
Jokowi Soroti Puluhan...
Jokowi Soroti Puluhan Tahun Jurusan SMK Hanya Bangunan dan Mesin
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti kualitas pendidikan Indonesia yang menurutnya harus berubah, seiring cepatnya perkembangan di era digital seperti sekarang ini. Menurutnya perkembangan teknologi harus direspon dengan berbagai terobosan baru, terutama di bidang pendidikan untuk menciptakan tenaga kerja berkompeten dan berkualitas.

"Puluhan tahun lebih SMK hanya masih jurusan bangunan dan mesin. Lebih jelas dong, mesin apa gitu. Jurusan dari dulu kaya gitu terus. Ya meskipun saya tahu beberapa SMK sudah mulai berubah, tapi saya ingin semuanya berubah," ujar Presiden Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2019 di Hotel Sangrila, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Lebih lanjut Ia menekankan, agar ada investasi terhadap pendidikan, sehingga agar ada link and match dengan industri sehingga sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Jokowi menekankan agar fokus pembangunan pemerintah ke depan yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia SDM, karena itu dibutuhkan peran para pemangku kepentingan terkait untuk bekerja sama.

"Pemerintah pusat, pemprov kabupaten kota harus berbondong-bondong bersama menyelesaikan ini. Training, pelatihan, agar skill keterampilan anak-anak kita, tenaga kerja kita menjadi lebih baik," jelasnyaa.

Presiden juga ingin Indonesia bisa mencontoh Filipina yang mengembangkan business process outsourcing (BPO) ke SDM di negaranya. Dengan begitu, banyak jasa keuangan bisa dikerjakan di Filipina, tapi milik negara lain.

"Itu sumber pendapatan di Filipina. Business process outsourcing. Jurusan dari dulu mesin, tapi mesin apa. Dunia berubah cepat, AI, big data, IoT, 3D printing, kita masih jurusan bangunan, jurusan mesin, jurusan apa lagi?" katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Pekerja RI Kebanyakan...
Pekerja RI Kebanyakan Hanya Lulusan SD dan SMP, Bukti Kekuatan SDM Masih Rendah?
Pakar Psikologi Diajak...
Pakar Psikologi Diajak Ikut Serta dalam Pembangunan SDM di Bidang Ketenagakerjaan
Global Skill Center...
Global Skill Center Percepat Pengembangan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
Kementan Selaraskan...
Kementan Selaraskan Kurikulum Pendidikan Vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja
Konsisten Jadi Tempat...
Konsisten Jadi Tempat Kerja Terbaik bagi Karyawan, BAT Sabet Penghargaan
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
2 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
2 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
3 jam yang lalu
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
4 jam yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
4 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved