MNC Bank Targetkan Kredit UKM Rp400 miliar

Rabu, 29 Mei 2019 - 10:25 WIB
MNC Bank Targetkan Kredit...
MNC Bank Targetkan Kredit UKM Rp400 miliar
A A A
JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk akan menggenjot penyaluran kredit produktif di segmen usaha kecil dan menengah (UKM). Perseroan menargetkan kredit UKM tahun ini bisa mencapai Rp400 miliar.

“Salah satu strateginya yakni dengan meluncurkan MNC SmartLoan, layanan kredit modal kerja dengan menyasar usaha produktif,” ujar Presiden Direktur MNC Bank Mahdan di Jakarta, kemarin.

Mahdan mengatakan salah satu bisnis yang akan digenjot untuk mendongkrak pertumbuhan kinerja lending adalah penyaluran kredit UKM. Karena sektor UKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Kami siapkan strategi menggenjot kredit di cabang dengan program khusus. Kami akan dongkrak pinjaman UKM untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Layanan kami akan mudahkan kredit modal kerja bagi pelaku usaha kuliner, perdagangan, ataupun pakaian yang sedang ngetren,” ujar Mahdan.

Menurut Mahdan, dengan berkembangnya sektor UKM, dampaknya akan mempermudah membuka usaha dan dapat menekan angka pengangguran akibat angkatan kerja yang tidak terserap. Selain itu, pemerintah saat ini juga mendorong industri perbankan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dengan menyalurkan kredit kepada industri UKM.

Dia melanjutkan, pada 2018 MNC Bank telah memasuki tahap kedua dalam program trans formasi bank yaitu Focusing Business. Berkat konsis tensi dalam melakukan konsolidasi serta fokus pada pemulihan kinerja sepanjang 2018, MNC Bank berhasil meraih hasil positif dengan membukukan laba yang meningkat signifikan. Pada akhir 2018 MNC Bank meraih laba Rp57,02 miliar. Momentum positif tersebut berlanjut pada laba kuartal pertama 2019 sebesar Rp3,08 miliar.

“Salah satu upaya kami untuk meningkatkan kinerja, adalah menghadirkan program pin jaman yang inovatif dan dapat menjawab isu serta kendala yang dihadapi para pelaku sektor UKM,” ujarnya.

Chief Officer MNC Bank Vincentia Djuniwati menambahkan bahwa MNC SmartLoan dihadirkan sebagai produk yang fleksibel, persyaratan mudah, proses cepat, dan plafon yang sesuai kebutuhan tepat sasaran.

“Segmen yang kami sasar adalah UKM dengan plafon pinjaman maksimal Rp10 miliar dengan proses simpel. Pembayaran bunganya fleksibel sesuai kebutuhan minimal mereka. Tapi syaratnya mereka harus dua tahun beroperasi,” ujar Djuniwati. Beberapa keunggulan dari MNC SmartLoan yang diluncur kan, antara lain memberikan kebutuhan modal kerja bagi calon debitur dengan maksimum pembiayaan sebesar 60% dari penilaian bank.

Layanan pinjaman rekening koran yang diberikan, memudahkan debitur dalam mengatur kebutuhannya (cash flow). Kewajiban bunga dibayar setiap bulan berdasarkan dari pemakaian fasilitas pinjaman.

Selain itu, pokok pinjaman dapat dibayarkan pada saat jatuh tempo waktu pinjaman atau dapat diperpanjang kembali. “Apabila mereka mendapatkan plafon Rp100 juta lalu hanya mengambil Rp50 juta, maka bunga hanya dikenakan sebesar yang dipinjam,” ujarnya.

Djuniwati berharap dengan terjawabnya berbagai isu dan ken dala dari sektor UKM tersebut, para pengusaha tidak lagi merasa sulit meraih permodalan dari bank. (Hafid Fuad)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rayakan Hari Pelanggan...
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Jajaran Direksi MNC Bank Turun Layani Nasabah
Hari Pelanggan Nasional,...
Hari Pelanggan Nasional, MNC Bank Manjakan Nasabah dengan Program Spesial
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
MNC Bank Targetkan Volume...
MNC Bank Targetkan Volume Tabungan di Kisaran Rp1,5 - Rp2 Triliun
PT Taspen Gandeng MNC...
PT Taspen Gandeng MNC Bank Layani Pensiunan Gunakan MotionBanking
MNC Bank Berusia Satu...
MNC Bank Berusia Satu Dekade, Hary Tanoesoedibjo: Jadi Pijakan Tumbuh Lebih Baik
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved