Wall Street Jatuh Setelah Trump Mengancam Tarif Baru ke Meksiko

Sabtu, 01 Juni 2019 - 08:21 WIB
Wall Street Jatuh Setelah...
Wall Street Jatuh Setelah Trump Mengancam Tarif Baru ke Meksiko
A A A
NEW YORK - Pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street ditutup jatuh pada Jumat waktu setempat, karena investor khawatir akan ancaman kejutan tarif dari Presiden AS, Donald Trump, kepada semua produk impor Meksiko. Hal ini menambah ketegangan baru perang dagang, setelah sebelumnya masih memburuk dengan China.

Melansir dari CNBC, Sabtu (1/6/2019), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup lebih rendah 354,84 poin menjadi 24.815,04, sementara S&P 500 turun 1,3% menjadi 2.752,06. Nasdaq jatuh 1,5% ke level 7.453,15.

Sepanjang bulan Mei, indeks S&P 500 telah turun 6,6% karena volatilitas saham yang melonjak, dan memburuknya pembicaraan perdagangan dengan China.

"Bom perdagangan terbaru Presiden Trump mungkin bisa dijinakkan dengan komitmen kedua negara pada keamanan perbatasan. Tapi ancaman ini tetap dapat merusak pada beberapa tingkat," kata Krishna Guha, kepala kebijakan global dan strategi bank sentral di Evercore ISI.

Krishna menambahkan, ancaman ini menunjukkan kebijakan perdagangan Trump sangat tidak pasti dan tidak stabil. Dan hal ini bisa berdampak pada sistem perdagangan global. Karena sebelumnya, Trump juga melakukan ancaman terhadap China, Uni Eropa, dan Jepang.

Akibat dari ancaman ini, saham-saham otomotif AS mengalami "mogok". Karena perusahaan otomotif AS memiliki produksi signifikan di Meksiko. Saham Fiat Chrysler jatuh 5,8%, General Motors turun 4,25%, dan Ford kehilangan 2,3%.

Selain itu, saham perusahaan kereta api Kansas City Southern dan Union Pacific juga turun masing-masing 4,5% dan 2%. Saham perusahaan pembuat bir Corona dan Modelo, yaitu Constellation Brands turun 5,9%.

Hal ini ditambah imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun yang turun ke posisi 2,13%, terendah sejak 2017, berbanding awal Mei yang berada di atas 2,5%. Ancaman tarif juga membuat dolar AS merosot lebih dari 2% terhadap peso Meksiko menjadi 19,62 peso per USD.

Pada Kamis malam, Trump mengumumkan AS akan mengenakan tarif 5% untuk semua impor produk Meksiko mulai 10 Juni hingga imigrasi ilegal melintasi perbatasan dihentikan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Kekhwatiran...
Di Tengah Kekhwatiran Pandemi dan Perang Dagang, Wall Street Cetak Rekor
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
19 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
39 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
50 menit yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved