Pembangunan Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Ditargetkan Oktober 2019

Minggu, 09 Juni 2019 - 08:43 WIB
Pembangunan Terminal...
Pembangunan Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor Ditargetkan Oktober 2019
A A A
JAKARTA - Proyek pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor yang berlokasi di Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ditargetkan beroperasi pada awal Oktober tahun ini. Terminal baru ini diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal bagi calon pengguna jasa angkutan udara.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih Pramesti, menilai kehadiran terminal baru dapat menigkatkan kapasitas daya tampung sehingga dapat mengimbangi lonjakan penumpang dari dan ke Banjarmasin.

Jika proyek pengembangan bandara ini selesai, untuk sisi darat data tampung di terminal yang sebelumnya 1,5 juta penumpang menjadi sebanyak 7 juta penumpang. Sementara untuk sisi udara, perluasan apron menambah kapasistas parkir pesawat (parking stand) yang semula 16 menjadi 25 unit pesawat.

"Diharapkan dengan penambahan kapasitas ini, pelayanan bandar udara akan menjadi lebih baik lagi. Sebab di Bandara Syamsudin Noor merupakan embarkasi haji. Selain itu, dalam peningkatan kapasitas nantinya banyak penumpang umroh terlayani," jelas Polana di Jakarta, Sabtu (8/6/2019).

Terkait, laporan yang diberikan PT Angkasa Pura I tentang akses jalan, menurut Polana, jika terminal baru bandara selesai dibangun maka jalan akses di Jalan Lingkar Utara, Kota Banjarbaru harus selesai juga. Karena akses jalan masuk bandara merupakan hal penting.

"Berdasarkan peninjauan, badan jalannya belum sempurna dan masih ada yang belum standar," katanya. Untuk mempercepat penyelesaian akses jalan masuk menuju terminal baru, Polana mengatakan akan mencoba mengkomunikasikan dengan Kementerian PUPR serta Pemrov Kalimantan Selatan.

General Manager Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty, mengatakan terminal baru Bandar Udara Syamsudin Noor akan menjadi bandara kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan pada umumnya dan masyarakat Banjarbaru pada khususnya.

"Bandara representative ini akan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Kalimantan Selatan yang nantinya dapat meningkatkan perkembangan perekonomian. Memang butuh waktu untuk menyelesaikannya, tapi kami bersama Pemrov Kalimantan Selatan optimis penyelesaiannya bisa tercapai tepat waktu," ujarnya.

Pimpinan Project (Pimpro) proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor, Dadang Dian Hendiana, mengatakan pengembangan pembangunan terminal baru bandara dilakukan sebanyak dua paket. Paket pertama progresnya mencapai 65%, hal ini terlihat dari bentuk bangunan yang sudah jadi. Sementara untuk paket kedua mencapai 85% terdiri dari insfrastruktur, bangunan penunjang, apron dan lain lain.

"Tinggal finishing dan akan dikejar hingga Oktober. Ada strategi dan treatment tertentu untuk menyelesaikannya," kata Dadang.

Dadang menambahkan, terminal baru memiliki banyak kunggulan dibandingkan terminal lama, selain dari segi daya tampung, berbagai fasilitas juga tersedia. Salah satunya kehadiran PT Angkasa Pura I akan mengimplementasikan pengoperasian Airport Operation Control Center (AOCC) sebagai wadah kaloborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara yang terdiri dari berbagai unsur yakni Airport Operator, Airlines Operators, Air Navigation dan otoritas seperti bea cukai, imigrasi, karantina, kepolisian, dan lain-lain.

"AOCC yang ada nantinya sama seperti pengoperasian di Bandar Udara Soekarno-Hatta dan semuanya terintegrasi dengan berbagai stakeholder penerbangan," katanya.

Terminal baru tahap I Bandar Udara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 m2 dengan kapasitas 7 juta penumpang per tahun. Memiliki sebanyak 52 unit check-in counter, baggage conveyor 3 unit untuk kedatangan penerbangan domestik dan internasional. Bandara direncanakan memiliki 2 lantai. Lantai 1 sebagai area keberangkatan, komersil, airside dan area kedatangan, sedangkan lantai 2 sebagai area kantor sewa, hotel dan bording lounge.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kinerja BBKFP Tembus...
Kinerja BBKFP Tembus Target, 2020 Perluas Pasar dan Launching Wisata Terbang
Orang-orang Jadi Takut...
Orang-orang Jadi Takut Terbang Lagi Seiring Kasus Covid-19 Meningkat
Bandara Halim Bakal...
Bandara Halim Bakal Dipugar, Operasional Penerbangan Akan Dialihkan ke Bandara Ini
Kemenhub Tetapkan 40...
Kemenhub Tetapkan 40 Bandara Internasional Baru, Ini Daftarnya
Kapasitas Penumpang...
Kapasitas Penumpang Pesawat Akan Diizinkan 100% Secara Berkala
Main Layang-layang di...
Main Layang-layang di Kawasan Bandara Bisa Kena Denda Rp1 Miliar, Masih Berani?
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
4 menit yang lalu
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
8 menit yang lalu
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
34 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
4 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved