Awal Pekan, Rupiah Berpotensi Menguat
Senin, 10 Juni 2019 - 09:13 WIB
Awal Pekan, Rupiah Berpotensi Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan ini berpotensi menguat. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menerangkan, potensi menguatnya rupiah disebabkan ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan The Fed.
Menurut Ariston, mata uang Garuda pada perdagangan di awal pekan setelah libur panjang Lebaran ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp14.120-Rp14.380 per USD.
"Sepanjang pekan kemarin, USD melemah terhadap mata uang utama dunia (major currencies) karena wacana potensi pemangkasan suku bunga acuan Fed. Hal ini mengemuka setelah analis memprediksi pelambatan ekonomi AS karena perang dagang dan data tenaga kerja AS yang di bawah perkiraan pasar," ujar Ariston di Jakarta, Senin (10/6/2019).
Dia menambahkan, kemungkinan pelemahan USD maupun mata uang utama dunia lainnya ini bisa berimbas pada penguatan rupiah. "Di samping itu masih ada momentum dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh S&P, jadi membuat rupiah semakin menguat," jelasnya.
Menurut Ariston, mata uang Garuda pada perdagangan di awal pekan setelah libur panjang Lebaran ini diperkirakan bergerak di kisaran Rp14.120-Rp14.380 per USD.
"Sepanjang pekan kemarin, USD melemah terhadap mata uang utama dunia (major currencies) karena wacana potensi pemangkasan suku bunga acuan Fed. Hal ini mengemuka setelah analis memprediksi pelambatan ekonomi AS karena perang dagang dan data tenaga kerja AS yang di bawah perkiraan pasar," ujar Ariston di Jakarta, Senin (10/6/2019).
Dia menambahkan, kemungkinan pelemahan USD maupun mata uang utama dunia lainnya ini bisa berimbas pada penguatan rupiah. "Di samping itu masih ada momentum dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh S&P, jadi membuat rupiah semakin menguat," jelasnya.
(fjo)
Lihat Juga :