Harga Rokok Disarankan Harus Sesuai Banderol

Selasa, 11 Juni 2019 - 09:26 WIB
Harga Rokok Disarankan...
Harga Rokok Disarankan Harus Sesuai Banderol
A A A
JAKARTA - Dewan Pakar Komite Nasional Pengendalian Tembakau Prof Hasbullah Thabrany menyarankan agar praktik diskon harga rokok dicabut.

Hal ini didasarkan tidak sekadar pertimbangan aspek pengendalian konsumsi, namun sekaligus sebagai pembuktian konsistensi program pemerintah.

“Diskon harga rokok tidak sesuai dengan program Nawacita Jilid Dua, sisi pembangunan manusia yang bagus. Produktivitas dan kualitas SDM. Pak Jokowi mesti tahu ini,” ujar Hasbullah, di Jakarta, baru-baru ini.

Hasbullah menilai lahirnya aturan yang melegalkan penjualan harga rokok di bawah harga banderol yang tertera dalam pita cukai sebagai kesalahan, terutama kesalahan dalam memaknai filosofi cukai.

“Itulah memang dari dulu saya mengamati sebagian besar ada orang yang di Kemenkeu (Kementerian Keuangan) khususnya di (Dirjen) Cukai memang tidak peduli dengan filosofi cukai. Filosofi cukai kan pengendalian konsumsi,” paparnya.

Pada praktiknya, mindset yang terbangun dan dijalankan regulator, menurutnya, adalah mindset revenue. Terjebak pada keuntungan finansial semata.

“Padahal, sebagai pejabat negara yang makan nya ditanggung rakyat, seharusnya berpikir kepentingan rakyat,” tandasnya.
Seperti diketahui, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 156 tahun 2018 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Dirjen Bea Cukai nomor Per-37/BC/2017 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Cukai Hasil Tembakau membolehkan Harga Transaksi Pasar (HTP) setara 85% dari HJE.

Dalam aturan itu, menjual rokok dengan harga di bawah 85% banderol pun masih tidak melanggar peraturan asalkan tidak lebih dari 40 kota atau area yang disurvei oleh Kantor Bea Cukai. Hasbullah menyayangkan hal tersebut.

Pasalnya, salah satu komponen untuk mengendalikan konsumsi adalah menaikkan harga jual. “Harga akan turunkan prevalensi. Itu sudah dibuktikan banyak negara,” imbuhnya. (Rakhmat Baihaqi)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pakar Paparkan Sains...
Pakar Paparkan Sains dan Teknologi di Balik Tembakau Inovatif Bebas Asap
Siasat Produsen Rokok...
Siasat Produsen Rokok Hadapi Pelemahan Daya Beli
Foom Berupaya Bantu...
Foom Berupaya Bantu Perokok Beralih ke Cara yang Lebih Aman
Pelaku IHT Duga Ada...
Pelaku IHT Duga Ada Tekanan Pihak Tertentu Soal Kenaikan Cukai Rokok
Pemerintah Diminta Lindungi...
Pemerintah Diminta Lindungi Industri Rokok Klembak Menyan
Menelisik Fenomena Rokok...
Menelisik Fenomena Rokok Ilegal
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
14 menit yang lalu
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
20 menit yang lalu
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
42 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
55 menit yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
1 jam yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved