Sistem Belajar Mandiri Bidang Konstruksi PUPR Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Kamis, 13 Juni 2019 - 05:08 WIB
Sistem Belajar Mandiri...
Sistem Belajar Mandiri Bidang Konstruksi PUPR Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik
A A A
JAKARTA - Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri atau SIBIMA yang merupakan inovasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, kembali masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

SIBIMA masuk Top 99 Inovasi dalam Kompetensi Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) Kategori Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja Tahun 2019 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB). Sebelumnya tahun 2017, SIBIMA juga masuk dalam Top 99 SINOVIK dalam kategori pemanfaatan informasi teknologi.

Selanjutnya SIBIMA yang merupakan sistem pelatihan jarak jauh (distance learning) keahlian bidang konstruksi sedang mengikuti tahapan penilaian untuk masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik. Tahapan selanjutnya presentasi aplikasi SIBIMA untuk pelayanan publik yang rencananya akan dilakukan tanggal 2-17 Juli 2019.

"Melalui pelatihan distance learning ahli muda K3, diharapkan para mahasiswa memiliki kompetensi K3 dan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga ahli K3 pada pekerjaan konstruksi," ujar Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Syarif Burhanuddin di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi, Cakra Nagara, menjelaskan terdapat perkembangan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kondisi SIBIMA yang juga masuk menjadi Top 99 SINOVIK pada tahun 2017.

Perbedaan paling signifikan menurut Cakra adalah dalam pengembangan manfaat yang didapat oleh pengguna SIBIMA, yang saat ini namanya bertambah menjadi SIBIMA-Konstruksi-SIGAP (Siap Gapai Pekerjaan).

"Inovasinya adalah di kesempatan kerja. Jadi kalau yang pertama itu bagaimana menggunakan Teknologi Informasi untuk melakukan capacity building para tenaga kerja di seluruh Indonesia. Saat ini yang menjadi unggulan bagaimana menyiapkan calon dan tenaga kerja konstruksi untuk benar-benar siap masuk ke dalam industri jasa konstruksi," ujar Cakra.

Menurutnya, kesiapan yang diberikan oleh SIBIMA yakni siap dalam pengetahuan dan siap dalam konteks administratif yakni menfasilitasi masyarakat jasa konstruksi mendapatkan kemudahan dalam mengikuti uji kompetensi.

"Pertama, SIBIMA menyiapkan para calon lulusan sarjana teknik untuk menggunakan SIBIMA belajar mandiri. Sehingga pengetahuannya di bangku kuliah bisa mendekati aplikasi di lapangan. Bagi yang lulus SIBIMA Konstruksi akan mendapatkan sertifikat pelatihan dimana sertifikat itu berguna untuk SKPI Surat Keterangan Pendamping Ijazah," kata Cakra.

Selanjutnya menurut Cakra, dengan memanfaatkan SIBIMA, para lulusan teknis dapat mengkonversikan hasil pelatihannya lewat sertifikat yang didapat setara dengan bukti pengalaman kerja selama satu tahun.

"Selanjutnya kalau sudah dapat sertifikat kompetensi, kalau mau perpanjangan setiap 3 tahun sekali, dia sudah mendapatkan 25 poin SKPK (Satuan Kredit Pengembangan Keprofesian) dari penggunaan SIBIMA. Poin itu bagian persyaratan perpanjangan sertifikat dimana biasanya harus mengumpulkan 120 poin dalam 3 tahun," jelasnya.

Terakhir menurut Cakra, saat ini SIBIMA sudah digunakan sebagai bentuk kolaborasi dengan BUMN, untuk satu perangkat perekrutan pegawai. "Terakhir kerjasama dengan kontraktor PT Brantas Abipraya dan konsultan PT Virama Karya," ujarnya.

Sampai saat ini, SIBIMA turut memberikan perubahan dalam dunia konstruksi di Indonesia. Hal ini dapat dapat dilihat dari tingginya animo masyarakat pengguna pada periode 2015 yakni sebanyak 1.789 orang, tahun 2016 sebanyak 1.907 orang, tahun 2017 sebanyak 14.214 orang, dan tahun 2018 sebanyak 20.137 orang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Efisiensi, Kementerian...
Efisiensi, Kementerian PUPR Bersiap Lakukan Reorganisasi Balai
Menteri Basuki Perbaiki...
Menteri Basuki Perbaiki 2.000 Rumah Tidak Layak Huni di Bengkulu
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Menteri Basuki Optimalkan Infrastruktur Tampungan Air
Dukung Pemulihan Ekonomi,...
Dukung Pemulihan Ekonomi, Menteri Basuki Target Jembatan Sei Rampung 2021
Berita Terkini
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
7 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
11 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
18 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
46 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
59 menit yang lalu
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved