Anak Usaha Lippo Group Perkuat Lini Usaha Logistik

Jum'at, 14 Juni 2019 - 17:01 WIB
Anak Usaha Lippo Group...
Anak Usaha Lippo Group Perkuat Lini Usaha Logistik
A A A
JAKARTA - Lippo Group melalui anak usahanya, PT Reka Cakrabuana Logistik, menggandeng Sumitomo Corporation untuk memperkuat bisnis logistiknya. Perusahaan akan melakukan penetrasi lebih dalam ke sektor end to end logistic solution.

Sebagai langkah awal, PT Reka Cakrabuana Logistik melakukan rebranding dari Red Carpet Logistic menjadi Qrim Express. Selain itu, perusahaan yang sebelumnya menyasar segmen business to customer (B2C) itu mulai mengembangkan customer to customer (C2C).

Chief Strategy Officer Qrim Express Tetsushi Kuroda menjelaskan, Sumitomo memiliki 40% saham di Reka Cakrabuana Logistik. Perusahaan akan mengembangkan bisnis C2C di Indonesia.

"Saat ini, untuk pasar logistik sebanyak 80% didominasi konsumen ritel. Oleh karena itu, langkah masuk ke sektor C2C ini untuk memperluas pangsa pasar," jelasnya melalui keterangan tertulis, Jumat (14/6/2019).

Qrim Express juga akan memanfaatkan jejaring kekuatan dua koorporasi besar itu sebagai jejaring layanan. Antara lain memanfaatkan jejaring BTPN yang sudah merger dengan Bank Sumitomo Mitsui pada awal tahun ini. Dengan modal agen BTPN Wow yang mencapai 400.000 outlet di seluruh Indonesia, Qrim Express bisa memanfaatkanya sebagai ritel outlet untuk pengiriman.

Tetsushi mengatakan, Sumitomo sudah lakukan beragam bisnis secara global. Di Jepang, kata dia, layanan mereka sudah memakai pendekatan hi-tech logistic service. Karena itu, ia optimis, bisnis Qrim Express akan berkembang. "Kami akan kenalkan layanan hi tech logistic service seperti di Jepang di Indonesia," kata Tetsushi.

Chief Executive Oficer Qrim Express, Abdul Rahim Tahir menambahkan, langkah bisnis strategis ini dilakukan perusahaan di tengah suasana optimisme industri logistik nasional. Tahun 2019, sektor logistik diprediksi tumbuh 11,56% dengan nilai Rp889,4 triliun dan berkontribusi sebesar 5,55% pada produk domestik bruto (PDB) nasional.

Untuk pengembangan C2C, Qrim Express manargetkan 700 outlet atau service center yang akan selesai tahun ini dan 1.500 outlet hingga tahun depan. Sementara, saat ini perusahaan sudah memiliki 200 outlet. Selain itu, Qrim Express juga akan berkolaborasi dengan BTPN Wow yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai ritel outlet untuk pengiriman.

Ekspansi juga terus dilakukan dengan memperluas gudang yang ada di Pancoran dari 1.500 meter persegi menjadi 4.500 meter persegi. Menurut Tahir, nantinya gudang tersebut akan memiliki mesin sortir otomatis yang dapat menangani 6.000 paket per jam. Untuk mendatangkan mesin tersebut, perusahaan menginvestasikan dana sebesar USD500.000 hingga USD1 juta. "Oktober kita datangkan mesin itu," ujarnya.

Saat ini, Qrim Express telah hadir di 156 kota di seluruh Indonesia yang diperkuat oleh 423 kurir dengan jumlah armada sebanyak 515 unit kendaraan. September mendatang, pihaknya akan melakukan grand launching dan mengeluarkan aplikasi untuk konsumen.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kirim Barang ke Luar...
Kirim Barang ke Luar Negeri Engga Usah Ribet, Choir Express Beri Kemudahan
Dukung Pemulihan Pascabencana,...
Dukung Pemulihan Pascabencana, KAI Logistik Gratiskan Pengiriman Bantuan untuk Sumatera
Star-Up Pengiriman Barang...
Star-Up Pengiriman Barang Berbasis Teknologi, Ondelivery Dorong Pertumbuhan e-Commerce
Hadir Memberikan Kontribusi...
Hadir Memberikan Kontribusi Aktif Dalam Jasa Pengiriman Logistic
Bisnis Pengiriman dan...
Bisnis Pengiriman dan Logistik Tetap Menjanjikan, Ini Strategi KJN
Sempat Alami Kendala,...
Sempat Alami Kendala, Layanan Pengiriman Paket iDexpress Kembali Normal
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
21 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved