IHSG Masih Terkoreksi, Mainkan 6 Saham Ini

Senin, 17 Juni 2019 - 07:37 WIB
IHSG Masih Terkoreksi,...
IHSG Masih Terkoreksi, Mainkan 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi masih melemah. Jumat pekan lalu, IHSG ditutup melemah 22,82 poin atau 0,36% ke level 6.250,27.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih berada di area overbought. Dan terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola black bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji, di Jakarta, Senin (17/6/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. GJTL

Terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 645-655, dengan target harga secara bertahap di level 675, 690 dan 700. Support: 645 dan 635.

2. GMFI
Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 218-222, dengan target harga secara bertahap di 228, 234, 250 dan 266. Support: 218 dan 214.

3. LPKR
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada level 300-310, dengan target harga secara bertahap di 324, 368 dan 412. Support: 290.

4. LPPF

Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensistimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 3370-3410, dengan target harga secara bertahap di level 3500 dan 3650. Support: 3350 dan 3230.

5. MYOR
Pergerakan harga telah menguji garis bawah dari bollinger sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 2480-2500, dengan target harga secara bertahap di level 2520, 2550, 2600, 2710, dan 2820. Support: 2460 dan 2430.

6. PTBA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 2820-2840, dengan target harga secara bertahap di level 2900, 2940, 2980, dan 3090. Support: 2800.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
29 menit yang lalu
Aktivitas Trading Token...
Aktivitas Trading Token Berbasis Saham AS Tumbuh di Kuartal II 2026
36 menit yang lalu
Praktis dan Cepat! BRI...
Praktis dan Cepat! BRI Multiguna Pre-Approved Hadirkan Solusi Finansial Spesial untuk Nasabah Terpilih
1 jam yang lalu
Diwarnai Kejatuhan 380...
Diwarnai Kejatuhan 380 Saham, Tren Pelemahan IHSG Berlanjut ke 6.130
1 jam yang lalu
Tetap Cerdas di Era...
Tetap Cerdas di Era Cashless, Begini Trik Jajan Nyaman Tanpa Bikin Dompet Kering
1 jam yang lalu
Rupiah Makin Loyo Imbas...
Rupiah Makin Loyo Imbas Pengunduran Diri Gubernur BI, Hari Ini Tembus Rp18.083/USD
1 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved