Perkenalkan Varian Cabai Melalui Gelaran Festival

Senin, 17 Juni 2019 - 03:16 WIB
Perkenalkan Varian Cabai...
Perkenalkan Varian Cabai Melalui Gelaran Festival
A A A
BOGOR - Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Museum Tanah dan Pertanian Bogor turut mendukung festival cabai di Tangerang. Bersama dengan produsen benih cabai, Ditjen Hortikultura menampilkan berbagai jenis tanaman dan buah cabai lokal berbagai varietas hasil penelitian Litbang Pertanian dan East West Seed baik hybrid dan Open Polynari.

Selain mengenalkan berbagai jenis cabai dan olahannya kepada masyarakat, beberapa acara lain turut meramaikan pada perayaan tersebut. Sebut saja lomba merangkai dan mendekorasi pohon cabai, mengarang puisi, pameran lukisan dan kaligrafi, membuat gado-gado, mengulek sambal sampai penjualan benih cabai.

Pimpinan Benteng Heritage, Udaya Halim antusias menampilkan berbagai varietas cabai dunia yang dikenal unik dan memiliki tingkat kepedasan tertentu. "Supaya masyarakat kenal berbagai jenis cabai. Saya pribadi ingin berlanjut di tahun mendatang dengan lingkup lebih besar," ujarnya.

Kasubdit Aneka Cabai dan Sayuran Buah lainnya, Mardhiyah Hayati menyampaikan bahwa Indonesia mempunyai aneka jenis cabai dengan tingkat kepedasan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

"Perlu digali lagi keunggulan cabai lokal yang dikembangkan dibeberapa daerah seperti perenggi di kaliantan barat, gendod di bandung, hiung di kalimantan selatan, dan malita di Gorontalo," ujar Mardhiyah

Selain mengenalkan berbagai varietas, diperlihatkan juga bermacam aneka produk olahan seperti sirup cabai, cabai kering hingga bon cabai. "Dengan menampilkan berbagai macam olahan cabai dengan varian rasa dan inovasi, masyarakat mempunyai alternatif pilihan dalam mengkomsumsi cabai," ujar Kasubdit Pengolahan Hortikultura, Diah Ismayaningrum.

Pada acara perayaan yang dibuka langsung oleh Walikota Tangerang tersebut, Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi menyampaikan pesannya kepada masyarakat.

"Banyak jenis cabai di Indonesia. Kekayaan plasma nutfah ini harus kita jaga, kita kembangkan. Kalau masyarakat sudah mengenal, pasti juga akan menyayangi produk kita sendiri. Jangan panik kalau cabai mahal, banyak substitusi jenisnya bahkan varian produk olahan pun beragam," ucap Suwandi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Impor Masih Ditahan
Harga Cabai Masih Tinggi,...
Harga Cabai Masih Tinggi, Gelar Pangan Murah Tak Efektif?
Hortikultura Laris Manis,...
Hortikultura Laris Manis, Cabai Hingga Jengkol Diekspor ke Jepang
Harga Cabai Naik Tinggi,...
Harga Cabai Naik Tinggi, Impor Nanti Dulu!
Berita Terkini
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
6 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
17 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Infografis
Inggris Perkenalkan...
Inggris Perkenalkan Sistem Pertahanan Laser DragonFire
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved