IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Mainkan 6 Saham Ini

Kamis, 20 Juni 2019 - 07:54 WIB
IHSG Diprediksi Lanjutkan...
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Mainkan 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis ini diprediksi melanjutkan penguatan. Rabu Kemarin, IHSG ditutup mendulang untung 81,93 poin atau 1,31% ke level 6.339,26.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih positf.

"Di sisi lain, terlihat pola three inside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Nafan Aji di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. AALI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 10200-10300, dengan target harga secara bertahap di level 10400, 10650, dan 10900. Support: 10000.

2. AKRA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 4260-4280, dengan target harga secara bertahap di level 4310, 4550 dan 4800. Support: 4200.

3. AUTO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 1425-1440, dengan target harga secara bertahap di level 1455, 1580, 1705, dan 1830. Support: 1425 dan 1390.

4. BBNI
Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Partial sell" pada area 8900-9075, dengan target harga di level 8750 dan 8550. Resistance: 9075 dan 9250.

5. IMAS
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan sebelumnya terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 2520-2550, dengan target harga secara bertahap di level 2650 dan 2750. Support: 2450.

6. INTP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area 20000-21000, dengan target harga secara bertahap di level 21500 dan 22000. Support: 19800.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Indonesia Didorong Kuasai...
Indonesia Didorong Kuasai Teknologi dan Inovasi Perkuat Industrialisasi Hijau
48 menit yang lalu
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
58 menit yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
1 jam yang lalu
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
1 jam yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
1 jam yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved