RI Cetak Surplus Perdagangan Pertanian dengan Eropa

Jum'at, 21 Juni 2019 - 00:16 WIB
RI Cetak Surplus Perdagangan...
RI Cetak Surplus Perdagangan Pertanian dengan Eropa
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi, salah satunya dengan membuat program kerja dan terobosan nyata untuk mendobrak pasar ekspor dunia. Hasilnya ekspor produk pertanian Indonesia naik serta menjadi andalan pertumbuhan ekonomi nasional.

Tak hanya itu pasar ekspor ini menguat sampai ke negara-negara Eropa seperti Belanda, Spanyol, Italia, Irlandia, Belgia, Filandia, Luxembourg, Swedia, Denmark, Prancis dan Yunani. "Program dan berbagai terobosan ini bisa dibuktikan saat neraca perdagangan Indonesia melemah, namun produksi pertanian dalam negeri tetap menuai hasil yang sangat membanggakan," ujar Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Ketut Kariyasa di Jakarta, Kamis (20/6).

Berdasarkan data yang dihimpun Kementan, lalu lintas ekspor produk pertanian ke Belanda selama empat tahun terakhir meningkat 1,84% pertahun dengan rata-rata ekspor sebesar 3,13 juta ton pertahun. Masuk periode berikutnya, Indonesia juga mengalami surplus pada level perdagangan produk pertanian ke Belanda dengan angka rata-rata 3,07 juta pertahun atau meningkat 1,68% pertahun.

"Sejak 2014, Indonesia sudah mengalami surplus perdagangan produk pertanian yang berada di tingkatan level tinggi, terutama dengan Spanyol. Sebab, surplus perdagangan ke sana rata-rata 1,18 juta ton pertahun atau meningkat 6,31%," katanya.

Di samping Belanda dan Spanyol, peningkatan kerja sama ini juga terjadi dengan negara Belgia, Swedia, Denmark, dan Yunani. Tercatat, selama periode 2014-2018, surplus perdagangan produk pertanian Indonesia dengan Belgia mencapai 43,55% pertahun dan Swedia mencapai 38,41% pertahun.

"Perlu diketahui bahwa Indonesia juga tercatat mengalami surplus perdagangan produk pertanian dengan Italia yang mencapai rata-rata 1,18 juta ton pertahun. Kemudian demgan Filandia 22,1 ribu ton pertahun, Irlandia 16,5 ribu ton pertahun, Perancis 9,5 ribu ton pertahun dan Luxemborug 4,1 ribu ton pertahun," paparnya.

Mengacu data periode 2013-2018, volume ekspor produk pertanian Indonesia meningkat sebesar 26,9% (9-10 juta ton) atau rata-rata 5,4% pertahun. Padahal, tadinya, angka yang ada hanya 33,5 juta ton pada tahun 2013 dan meningkat 42,5 juta ton pada tahun 2018. "Dengan demikian, Indonesia mengalami surplus perdagangan produk pertaanian rata-rata 10,37 juta ton per tahun," katanya.

Kariyasa menambahkan, Kementan juga mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong peningkatan ekspor dan produksi dalam negeri. Kebijakan itu antara lain mempermudah perizinan eskpor dengan waktu pengurusan singkat, yakni sekitar 3 jam. Padahal sebelumnya waktu perizinan bisa memakan waktu 312 jam.

"Terobosan lainnya adalah sistem layanan karantina jemput bola (inline inspection) yang akan membangun kawasan pertanian berbasis keunggulan komparatif dan kompetitif. Selain itu sistem ini juga langsung mengatur registrasi kebun, sertifkasi packaging house, dan pembinaan mutu antara eksportir, petani dan Atase Pertanian sebagai market intelegent," tukasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Genjot Ekspor, Makanan...
Genjot Ekspor, Makanan Olahan dan Hasil Pertanian Jadi Primadona
Ekspor Produk Pertanian...
Ekspor Produk Pertanian Tak Goyah Dihantam Pandemi, Airlangga: Luar Biasa
IHPB Turun 0,10%, Penurunan...
IHPB Turun 0,10%, Penurunan Tertinggi Terjadi di Sektor Pertanian
Perdagangan Ilegal TSL...
Perdagangan Ilegal TSL Tinggi, Karantina Pertanian Manado Bangun Gugus Wasdak Timur
Indeks Harga Perdagangan...
Indeks Harga Perdagangan Besar Naik 0,75% di Maret 2022
BPS Ungkap Ekspor Pertanian...
BPS Ungkap Ekspor Pertanian Maret 2021 Kian Tumbuh Subur
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved