Genjot Ekspor, Makanan Olahan dan Hasil Pertanian Jadi Primadona
Senin, 07 September 2020 - 23:45 WIB
loading...
Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan fokus peningkatan ekspor di sektor makanan olahan dan hasil pertanian hingga akhir tahun 2020 mendatang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan fokus peningkatan ekspor di sektor makanan olahan dan hasil pertanian hingga akhir tahun 2020 mendatang. Kedua komoditas itu diyakini dapat menyumbang nilai ekspor tinggi di pasar internasional.
"UMKM memang produk yang potensial. Makanan olahan khususnya dan hasil pertanian, ini akan diekspor," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di gedung iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020).
(Baca Juga: Target Nilai Ekspor Non Migas Indonesia Dipangkas Jadi USD135 Miliar )
Dia mengaku akan memberi pelatihan kepada para pelaku UMKM agar mereka bisa melek teknologi, sehingga dapat melakukan promosi secara daring. Dengan begitu, produk mereka pun akan dilirik di pasar internasional.
"Ada pelatihan untuk ekspor meningkatkan kualitas dan menjual melaui daring. Hal ini akan kita maksimalkan ekspornya," kata dia.
"UMKM memang produk yang potensial. Makanan olahan khususnya dan hasil pertanian, ini akan diekspor," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di gedung iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020).
(Baca Juga: Target Nilai Ekspor Non Migas Indonesia Dipangkas Jadi USD135 Miliar )
Dia mengaku akan memberi pelatihan kepada para pelaku UMKM agar mereka bisa melek teknologi, sehingga dapat melakukan promosi secara daring. Dengan begitu, produk mereka pun akan dilirik di pasar internasional.
"Ada pelatihan untuk ekspor meningkatkan kualitas dan menjual melaui daring. Hal ini akan kita maksimalkan ekspornya," kata dia.
Lihat Juga :