Awal Pekan, IHSG Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi

Senin, 24 Juni 2019 - 08:11 WIB
Awal Pekan, IHSG Diprediksi...
Awal Pekan, IHSG Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi masih dalam fase konsolidasi wajar. Pada akhir perdagangan pekan lalu, IHSG tercatat ditutup melemah, 0,32% di level 6.315,437

Analis saham dari PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, dalam fase konsolidasi wajar ini IHSG hari ini berpeluang menguat. William memperkirakan, IHSG pada Kamis ini diperdagangkan pada kisaran 6.257 hingga 6.488.

"Pekan ketiga pascalibur panjang Lebaran, pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam fase konsolidasi wajar," ujar William di Jakarta, Senin (24/6/2019).

Dia mengatakan, peluang kenaikan IHSG hingga saat ini masih cukup besar. Hal ini ditunjang oleh terus mendesarnya capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia. Stabilnya fundamental perekonomian, tambah dia, turut meningkatkan daya tarik bagi investor dalam maupun luar negri untuk dapat terus berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia.

Untuk perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham-saham berikut: SMRA, PWON, ASRI, BSDE, HMSP, SMCB, TLKM, BBCA, BJTM.

Sementara itu, analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujarnya.

Untuk perdagangan hari ini, saham yang dapat menjadi pertimbangan investor menurutnya adalah sebagai berikut:

1. ADRO
Indikator MACD menunjukkan sinyal positif sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. Accumulative Buy pada level 1.210–1.230, dengan target harga secara bertahap di level 1.250, 1.280, 1.300, 1.320 dan 1.450. Support: 1.210 & 1.190.

2. BBNI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 8.750–8.850, dengan target harga di level 9.025, 9.125, 9.225 dan 9.625. Support: 8.650 & 8.525.

3. HMSP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 3.180–3.260, dengan target harga secara bertahap di level 3.320, 3.380 dan 3.440. Support: 3.180 & 3.150.

4. INTP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 19.700–20.250, dengan target harga secara bertahap di level 20.525, 20.950 dan 21.500. Support: 19.700 & 19.200.

5. MAIN
Sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan saham. Akumulasi Beli pada area level 1.045–1.055, dengan target harga secara bertahap di level 1.080, 1.160, 1.240 dan 1.315. Support: 1.040 & 1.005.

6. SHIP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 810–820, dengan target harga secara bertahap di level 835, 855 dan 885. Support: 810 & 800.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cermati Saham-saham...
Cermati Saham-saham Ini Saat IHSG Berpotensi Alami Koreksi Lanjutan
IHSG Masih Berpeluang...
IHSG Masih Berpeluang Perkasa di Akhir Pekan, Cermati Saham-saham Ini
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG Diprediksi Bertaji, Cermati Saham-saham Berikut Ini
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
IHSG Awal Juni Diprediksi...
IHSG Awal Juni Diprediksi Rawan Koreksi, Investor Cermati Data Inflasi hingga Aturan DHE SDA
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Berita Terkini
Unilever Indonesia Bukukan...
Unilever Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp2,1 Triliun di Semester I 2026
15 menit yang lalu
Ada Kabar Baik dari...
Ada Kabar Baik dari AS-Iran, Harga Minyak Dunia Rontok 1%
28 menit yang lalu
Perkuat Operasional...
Perkuat Operasional Rendah Karbon, Danone Indonesia Operasikan PLTS di 11 Pabrik
35 menit yang lalu
Tingkatkan Produktivitas...
Tingkatkan Produktivitas Petani, Mahindra-RMA Indonesia Luncurkan Mahindra OJA 3140
1 jam yang lalu
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
2 jam yang lalu
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved