IHSG Diprediksi Bertaji, Cermati Saham-saham Berikut Ini
Selasa, 22 Juni 2021 - 08:18 WIB
loading...
IHSG diprediksi menguat. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks diperkirakan akan berada pada kisaran 5.978-6.031.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola candlestick bullish counter attack dengan whipsaw moving average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi dengan MACD yang bergerak bearish.
"Sehingga IHSG berpotensi mencoba menguat dan kembali dilevel psikologisnya pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 5.978-6.031," ujarnya dalam risetnya, Selasa (22/6/2021). Saham-saham yang dapat dicemati secara teknikal diantaranya ASII, BBNI, BBTN, CTRA, ICBP, JPFA, MAIN, MEDC, SMRA, UNVR, WIKA.
Baca juga: 'Dipompom' Erick Thohir, Saham Indofarma Ngamuk!
Sebelumnya, IHSG ditutup turun tipis 10,87 poin atau 0,18 persen ke level 5.996,25 setelah sempat dibuka gap down hingga dua persen di awal sesi perdagangan.
Beberapa faktor yang menyebabkan IHSG tersungkur di awal sesi yakni Aksi capital outflow investor asing menyikapi langkah the Fed dalam prospek pengetatan kebijakan, Respon investor dalam rencana Bank Indonesia dalam pembobotan indeks dan Kasus covid-19 di Indonesia yang meningkat tajam.
Saham-saham disektor konsumer dan kesehatan menjadi leader penguatan. UNVR naik 4,1% sedangkan KLBF naik 8,8%. Investor asing melakukan aksi jual pada bursa reguler sebesar Rp159,06 miliar.
Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola candlestick bullish counter attack dengan whipsaw moving average 20 dan 50 hari. Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi dengan MACD yang bergerak bearish.
"Sehingga IHSG berpotensi mencoba menguat dan kembali dilevel psikologisnya pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 5.978-6.031," ujarnya dalam risetnya, Selasa (22/6/2021). Saham-saham yang dapat dicemati secara teknikal diantaranya ASII, BBNI, BBTN, CTRA, ICBP, JPFA, MAIN, MEDC, SMRA, UNVR, WIKA.
Baca juga: 'Dipompom' Erick Thohir, Saham Indofarma Ngamuk!
Sebelumnya, IHSG ditutup turun tipis 10,87 poin atau 0,18 persen ke level 5.996,25 setelah sempat dibuka gap down hingga dua persen di awal sesi perdagangan.
Beberapa faktor yang menyebabkan IHSG tersungkur di awal sesi yakni Aksi capital outflow investor asing menyikapi langkah the Fed dalam prospek pengetatan kebijakan, Respon investor dalam rencana Bank Indonesia dalam pembobotan indeks dan Kasus covid-19 di Indonesia yang meningkat tajam.
Saham-saham disektor konsumer dan kesehatan menjadi leader penguatan. UNVR naik 4,1% sedangkan KLBF naik 8,8%. Investor asing melakukan aksi jual pada bursa reguler sebesar Rp159,06 miliar.
Lihat Juga :