Cegah Puso, Sukabumi Maksimalkan Mesin Pompa Air

Selasa, 16 Juli 2019 - 23:16 WIB
Cegah Puso, Sukabumi...
Cegah Puso, Sukabumi Maksimalkan Mesin Pompa Air
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berupaya mencegah ribuan hektar sawah terkena puso akibat kekeringan. Mesin pompa air dipasang untuk mengairi areal persawahan.

Pemasangan pompa dan pipanisasi ini sebagai langkah pihaknya dengan tujuan agar tidak ada lahan pertanian yang gagal panen untuk meminimalisasikan kerugian petani. Apalagi petani di Kabupaten Sukabumi mayoritas menanam padi.

"Kekeringan tanaman padi di Sukabumi ini disebabkan oleh kondisi iklim dimana musim kemarau maju, masa tanam mundur," kata Direktur Jenderal Prasarana Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Selasa (16/7/2019).

Kementan juga melakukan rehabilitasi saluran irigasi tersier sejauh 300 meter di wilayah sawah yang mengalami kekeringan. Adapun wilayah sawah di Kebumen yang temukan yang terancam kekeringan antara lain di Kecamatan Bulus Pesantren, dan Kecamatan Petanahan.

"Melalui sistem gilir giring selama enam hari mendapatakan satu hari untuk pengairan. Selain itu, kita memaksimalkan pemanfaatan pompa 3 inchi untuk mengairi sawah yang rawan kekeringan," jelas Sarwo Edhy.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Ajat Sudrajat, menjelaskan untuk lahan pertanian di Kabupaten Sukabumi, luasnya 46.000 hektar untuk irigasi dan nonirigasi 18.066 hektar. Meskipun demikian, lahan pertanian irigasi mayoritas tetap mengandalkan air hujan. Karena saat musim kemarau banyak air irigasi yang surut bahkan kering.

"Selain pompa air, kami pun melakukan pipanisasi untuk mengaliri air dari sumbernya ke areal lahan pertanian untuk antisipasi gagal panen," kata Ajat.

Sudrajat mengatakan, pihaknya juga sudah menyebar petugas dan penyuluh pertanian untuk melakukan pendataan ke seluruh kecamatan terkait lahan pertanian yang kekeringan tersebut. Selain itu, biasanya di musim kemarau ini petani menanam tanaman yang membutuhkan sedikit air terkecuali lahan pertanian yang sudah tidak bisa ditanami lagi.

"Kami masih mendata luas lahan pertanian yang kekeringan hingga saat ini sekaligus menyalurkan bantuan pompa dan pipa air ke sejumlah lokasi yang terdampak becana kekeringan," tambahnya.

Namun, walaupun beberapa kecamatan lahan persawahan sudah banyak yang tidak memproduksi beras, tetapi persediaan untuk memenuhi khususnya permintaan warga Kabupaten Sukabumi masih mencukupi karena masih ada cadangan.

Apalagi pada tahun lalu hingga pertengahan Juni hujan hampir turun sepanjang hari sehingga petani memanfaatkannya dengan menggenjot produksi beras.

"Tetapi kami tetap berkoordinasi dengan Bulog dalam pemenuhan kebutuhan beras," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mentan YSL Perkenalkan...
Mentan YSL Perkenalkan Irigasi Perpompaan, Petani Padeglang Kini Bisa Dua Kali Tanam
Review IPDMIP, Kementan...
Review IPDMIP, Kementan Dukung Keberlanjutan Irigasi
Kementan Latih Petani...
Kementan Latih Petani Kenali Musuh Alami melalui Sekolah Lapang IPDMIP
IPDMIP Dukung Kementan...
IPDMIP Dukung Kementan Capai Ketahanan Pangan
IPDMIP Dukung Kementan...
IPDMIP Dukung Kementan Tingkatkan Peran Petani di Lahan Irigasi
Saluran Irigasi Direhabilitasi,...
Saluran Irigasi Direhabilitasi, Produktivitas di Belawa Wajo Meningkat
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
2 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
3 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
5 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
5 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
5 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved