Restaurant Famtrip Bikin Chef Internasional Tersihir Makanan Lokal Bali

Rabu, 17 Juli 2019 - 14:25 WIB
Restaurant Famtrip Bikin...
Restaurant Famtrip Bikin Chef Internasional Tersihir Makanan Lokal Bali
A A A
DENPASAR - Para chef internasional yang mengikuti Restaurant Famtrip Wonderful Indonesia, dibuat tersihir dengan makanan lokal Bali. Hal itu terjadi saat para chef mengikuti East Bali Local Food Producer Immersion. Kegiatan ini dilakukan Kemenpar Deputi Pengembangan Pemasaran 2 bersama Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja, Jumat (12/7/2019).

Menurut Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Vita Datau, dalam kegiatan ini para Chef diajak ke berbagai desa di Klungkung, Bali. Mereka melihat, mempelajari dan merasakan langsung proses pembuatan produk Bali. Seperti gula Bali, garam, arak, kerupuk hingga dodol khas Bali.

“Semua proses pembuatan produk lokal yang disajikan, dilakukan dalam skala rumahan. Dan dengan cara tradisional dan bebas bahan pengawet. Para Chef langsung turun ke kebun warga. Mereka mengambil kelapa dan memetik buah kakao, memasak gula Bali sampai mengolah arak di dapur masyarakat. Peserta juga merasakan cara bertani garam dengan warga lokal,” paparnya, Senin (15/7/2019).

Namun, yang terpenting para chef menjadi sangat paham bagaimana cara produk makanan lokal dari Bali.

Vita menambahkan kegiatan yang dipandu oleh Good Indonesian Food ini adalah cara yang bisa menaikan percaya diri para peserta FamTrip Kemenpar. Karena selesai program ini, mereka akan mempromosikan Indonesia melalui kuliner di negara asal mereka.

Salah seorang peserta, Peter Llyod, Executive Chef dan Owner dari Sticky Mango London, mengatakan kegiatan ini sangat menginspirasi dan memberikan saya pengalaman luar biasa.

“Semua informasi yang kita terima pada kegiatan ini, membuat kita bisa menciptakan sebuah narasi menarik di menu. Dan akan dikembangkan setelah perjanalan ini,” paparnya.

Ia dan para chef lainnya sangat yakin bisa menciptakan dan mempromosikan menu yang menarik saat kembali ke negara asalnya.

“Dengan dorongan publikasi dari media lokal di Inggris, Indonesia akan mampu mengubah peta kuliner khas Asia Tenggara di Inggris. dan menjadi pemimpin pasar dalam segmen masakan Asia Tenggara. Sudah saatnya Indonesia menjadi destinasi tujuan wisata gastronomi pilihan masyarakat Inggris. Karena, Indonesia sangat eksotis dan mempesona,” paparnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi untuk kegiatan ini. Menurutnya, konsumen di Inggris semakin kritis.

“Ketika mereka menikmati hidangan dari sebuah restoran, mereka ingin tahu asal usul bahan makanan yang mereka konsumsi. Ini akan menjadi nilai lebih, karena kuliner Indonesia diangkat menjadi atraksi yg menawarkan pengalaman cita rasa,” papar mantan Dirut PT Telkom itu.

Kritisnya konsumen, menyebabkan para chef dan restauranteur di Inggris Raya sangat berhati-hati dalam memilih bahan bumbu. Termasuk makanan yang akan mereka sajikan.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Pariwisata...
Kementerian Pariwisata Jadikan Bissoloro sebagai Desa Wisata
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Akademisi Sarankan Olahraga...
Akademisi Sarankan Olahraga dan Pariwisata Jadi Satu Kementerian
BPKP Kawal Akuntabilitas...
BPKP Kawal Akuntabilitas Program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
15 Desa di Bulukumba...
15 Desa di Bulukumba Terima Penghargaan dari Kementerian Pariwisata
Gaji PNS Kementerian...
Gaji PNS Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2024
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
49 menit yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
1 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
1 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
1 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
1 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
1 jam yang lalu
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved