Potensi Besar, Indonesia Bidik Pasar Ekspor ke Afrika

Rabu, 24 Juli 2019 - 23:19 WIB
Potensi Besar, Indonesia...
Potensi Besar, Indonesia Bidik Pasar Ekspor ke Afrika
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan Indonesia akan memperluas pasar baru di Afrika, salah satunya melalui Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019 yang akan dihelat di Bali pada 20-21 Agustus mendatang.

Dengan penyelenggaraan IAID ini, Luhut berharap, Indonesia dapat memperoleh pasar ekspor yang lebih luas selain dari pasar tradisional yaitu Eropa, Asia, dan Amerika Utara, yang sebelumnya telah dimasuki Indonesia.

"Sekarang kita sudah mulai menjalankan supply chain untuk industri yang ada di Morowali Sulawesi Tengah dan Weda Bay Maluku. Saya kira pasar ini bisa kita ekspor ke rekan-rekan kita di Afrika," jelasnya, Rabu (24/7/2019).

Luhut menerangkan bahwa Afrika merupakan pasar yang potensial bagi produk ekspor Indonesia, karena Benua Afrika memiliki jumlah penduduk hingga 1,3 miliar jiwa.

Hal ini ditambah dengan hubungan sejarah Indonesia dan Afrika, yang semakin erat sejak Konferensi Asia Afrika tahun 1955. "Semangat Konferensi Asia Afrika tahun 1955 sangat penting dan menjadi spirit hubungan Indonesia dan Afrika. Dan saya melihat banyak kemajuan yang dicapai dari dialog tahun lalu," tambahnya.

Untuk menindaklanjuti hasil IAID 2019, Luhut berencana mengunjungi Afrika pada akhir September atau awal Oktober 2019. Salah satu tujuan kunjungan tersebut untuk meninjau pelaksanaan kerja sama PT Inka dengan perusahaan di Afrika.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa dialog yang digelar selama dua hari itu, akan membahas isu-isu konektifitas, farmasi, pariwisata, energi dan sumber daya serta skema pembiayaan. Ia memperkirakan sekitar 700 peserta akan menghadiri IAID di Bali bulan depan.

"Selain peserta dari Indonesia, delegasi yang hadir berasal dari 53 negara di Afrika yang berasal dari kalangan pemerintah maupun pengusaha," jelasnya.

IAID kali ini, lanjut Menlu Retno, merupakan lanjutan dari IAID yang diselenggarakan tahun lalu. "Hasilnya cukup positif, banyak terobosan-terobosan kerja sama di bidang ekonomi yang telah dilakukan tahun lalu," ujarnya.

Terakhir, Luhut berterima kasih pada Menlu Retno yang memiliki ide inovatif untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan Afrika, dimulai dari Forum Indonesia-Afrika tahun lalu yang diikuti oleh IAID tahun ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terungkap Misi Menko...
Terungkap Misi Menko Luhut Sambangi Kenya hingga Zimbabwe
Menko Luhut: RI Tak...
Menko Luhut: RI Tak Bisa Lagi Mengandalkan Ekspor Komoditas
Genjot Ekspor, Afrika...
Genjot Ekspor, Afrika Pasar Potensial Sawit Indonesia
Luhut Bawa Oleh-oleh...
Luhut Bawa Oleh-oleh Hasil Kunjungan Kerja ke Afrika, Intip Daftarnya
Luhut Geber Perizinan...
Luhut Geber Perizinan Lahan Tambak untuk Tegakkan Ekspor Si Bungkuk
Ekspansi ke Pasar Afrika,...
Ekspansi ke Pasar Afrika, SIG Perdana Ekspor Klinker ke Mauritania
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
1 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
2 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
2 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
11 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved